Thursday, May 31, 2018

Apa Yang Akan Terjadi Pada Tubuh Saat Alami Brain Freeze

Ini Yang Akan Terjadi Pada Tubuh Saat Alami Brain Freeze


                                                        Gambar Brain Freeze

Nikmati dinginnya es cream yang meleleh di lidah waktu cuaca panas yaitu satu diantara kesenangan paling besar dalam kehidupan. Namun, nikmati sesendok besar es cream vanila favorite Anda dengan tergesa-gesaakan menghadirkan satu penderitaan baru — yang mungkin saja Anda sangatlah familiar dengannya yakni, brain freeze. 
Brain freeze berlangsung saat Anda makan es cream atau menyedot seteguk besar minuman dingin dalam 1x hirup sangat cepat. Keadaan yang dikarenakan oleh makanan dingin ini resmi disadari oleh International Headache Society, seperti ditulis dari Daily Mail. 

Apakah itu brain freeze? 

Berdasar pada pengertian remi dari IHS, brain freeze yaitu sensasi sakit kepala yang menusuk di dalam dahi karena “menelan atau hirup stimulus dingin”. Keadaan ini umumnya berlangsung saat cuaca begitu panas serta seorang konsumsi makanan dingin sangat cepat. Jadi akhirnya, nama resmi brain freeze yaitu Cold Stimulus Headache (CSH). Brain freeze yaitu langkah badan memperingati Anda supaya perlambat laju makan Anda serta janganlah tergesa-gesa. Namun, peneliti temukan kalau menelan suatu hal yang dingin lambat-lambat dapat juga menyebabkan munculnya si “otak beku” ini. Sakit kepala karena brain freeze termasuk juga type sakit kepala yang berlangsung amat cepat, namun juga menghilang dengan cepat. Arti medis dari type sakit kepala ini dimaksud sphenopalatine ganglioneuralgia. 

Yang berlangsung pada badan waktu alami brain freeze 

Ditulis dari Science Daily, Dwayne Godwin, Ph. D.,seseorang neuroscientist di Wake Forest Baptist Medical Center, menyebutkan kalau brain freeze disangka dikarenakan oleh stimulan dingin, berbentuk padat atau cair, yang melalui langit-langit mulut atau dinding belakang faring. 
Mulut kita dipenuhi oleh pembuluh darah, termasuk juga lidah—berikut penyebabnya kenapa kita mengukur temperatur badan dengan memasukkan termometer kedalam mulut. Waktu suatu hal yang dingin menyentuh langit-langit mulut, perubahan suhu mendadak pada jaringan itu merangsang saraf untuk mengakibatkan perluasan serta pembengkakan pembuluh darah dengan amat cepat. Ini adalah usaha untuk mengarahkan darah kembali pada lokasi itu manfaat menghangatkannya kembali. 
Sesungguhnya, otak tidak dapat rasakan sakit walau mempunyai miliaran neuron. Rasa sakit yang muncul karena stimulan dingin ini dirasa oleh reseptor neuron diluar susunan pelindung otak yang dimaksud meningen, dimana dua arteri berjumpa. Darah yang mengalir lewat arteri karotoid internal di tenggorokan didinginkan oleh stimulan dingin yang Anda mengkonsumsi, serta lalu berjumpa dengan arteri cerebral anterior di persimpangan dahi tempat jaringan otak diawali. 
Banjir aliran darah ini hasilkan rasa nyeri mengagumkan waktu ke-2 pembuluh repot buka serta tutup, membuat penambahan desakan, yang menyebabkan saraf otak. Perluasan pembuluh darah mendadak ini menyebabkan aktifnya reseptor rasa sakit, yang lalu melepas prostaglandin (penyebabnya rasa sakit), tingkatkan sensitivitas untuk jadi parah rasa nyerinya, serta menghasilkan peradangan lewat pengiriman tanda lewat saraf trigeminal untuk memperingati otak kalau mulut tengah hadapi problem. Secara singkat, minuman dingin secara cepat tidak memberi saat yang cukup untuk mulut untuk menyerap dingin dengan prima. 
Langkah efisien tangani brain freezeRasa ngilu di kepala juga akan mereda saat pembuluh darah kembali mengempis ke ukuran wajarnya. 
Satu diantara langkah paling cepat untuk kurangi rasa ngilu karena brain freeze yaitu dengan secepat-cepatnya tempelkan lidah Anda ke langit-langit mulut manfaat menghangatkan temperatur mulut. Hal-hal lain yang bisa menolong menangani brain freeze yaitu hentikan rasa dingin di mulut dengan membilasnya dengan minuman hangat. Langkah paling baik untuk hindari brain freeze berlangsung kembali yaitu dengan konsumsi makanan/minuman dingin dalam beberapa jumlah kecil, serta beri jarak antar suapan untuk memberi saat ‘istirahat’ sesaat untuk tenggorokan menghangatkan diri kembali.

No comments:

Post a Comment