Saturday, July 28, 2018

Anda Kerap Terbangun dari Tidur di Malam Hari? Mungkin Bisa Jadi Hal Ini Jadi Pemicunya

Anda Kerap Terbangun dari Tidur di Malam Hari? Mungkin Bisa Jadi Hal Ini Jadi Pemicunya - Jam 10 atau 11 malam, Anda dengan mudahnya tertidur lelap. Akan tetapi demikian jam 3 pagi, Anda terbangun dengan mata terbuka lebar serta banyak juga terasa ngantuk. Kerap atau bahkan juga tiap-tiap malam alami peristiwa sama? Keadaan ini dimaksud dengan mid-insomnia atau kesusahan melindungi tidur yang termasuk normal. 

Anda Kerap Terbangun dari Tidur di Malam Hari? Mungkin Bisa Jadi Hal Ini Jadi Pemicunya

Diterangkan James Findley, Ph. D., direktur klinis dari Behavioral Sleep Medicine Program di University of Pennsylvania, ada tiga siklus tidur yang berlangsung tiap-tiap malamnya. Diawali dari tidur pulas yang dalam, tidur dengan kesadaran tengah sampai tidur mudah. Tetapi ada saatnya saat tengah tidur lelap, babak tidur mendadak bergerak ke tingkatan tidur yang lebih mudah hingga kemungkinan besar akan terbangun. Akhirnya beberapa orang yang alami ‘tidur terpecah’ waktu pagi hari. 

“Biasanya Anda akan bangun, merubah tempat tidur serta kembali tidur. Itu hal yang normal serta bukan permasalahan, ” tutur James, seperti diambil dari Huffington Post. 

Akan tetapi bila Anda terbangun pada malam atau pagi hari, serta susah tertidur lagi lebih dari 30 menit sepanjang tiga sampai empat hari dalam satu minggu, jadi peluang Anda alami masalah tidur yang lebih serius. Apa sebabnya?  

1. Aspek Usia 
Bersamaan menambahnya umur, waktu tidur akan menyusut contohnya dari 7-8 jam satu hari jadi 4-5 jam satu hari. Hal seperti ini karena beberapa orang yang paruh baya condong terbangun di tengahnya tidur. Frekwensi terbangun mendadak ini seringkali daripada yang usianya lebih muda. Makin tua, kesusahan tidur umumnya akan makin bertambah. 

2. Masalah Tidur 
Orang yang menanggung derita insomnia bukan sekedar alami kesusahan untuk tidur pulas, tetapi juga condong kerap terbangun pada malam hari. Terbangun pada malam hari juga bisa karena sleep apnea, yakni keadaan di mana seorang berhenti bernapas sepanjang beberapa menit (jeda napas) saat tidur. Jeda napas itu yang membuat orang dengan cara tidak sadar buka matanya. 

“Orang dengan sleep apnea mungkin saja tidak mengetahuinya terkecuali pasangan tidurnya menyampaikan kalaupun dia alami jeda napas waktu tidur, ” papar James. 

3. Keadaan Tubuh 
Keadaan badan kadang juga jadi salah satunya pemicu Anda terbangun dari tidur pada malam haru. Contohnya saja perut yang merasa melilit atau kembung karena kebanyakan makan di siang harinya. Orang dengan permasalahan kepanikan atau masalah bipolar (pergantian mood yang mendadak) dapat juga jadi sebabnya. 

Pada pria, pembengkakan pada prostat juga sangat mungkin untuk terbangun di dalam malam karena kemauan buang air kecil. Begitu halnya mengkonsumsi obat-obatan yang berbentuk diuretik yakni perbanyak frekwensi buang air kecil. Stres serta depresi juga mungkin saja sebabnya. Saat orang alami stres, mereka condong kerap terbangun pada malam hari karena ada suatu yang dipikirkannya di alam bawah sadar. 

4. Aspek Lingkungan 
Keadaan kamar sangat memastikan kualitas tidur Anda. Lingkungan di seputar tempat tidur yang bersih serta nyaman, akan membuat situasi aman untuk tidur lelap dari malam sampai esok paginya. Contohnya saja terpaan sinar yang masuk dari ruang lainnya ke kamar Anda, dapat membuat Anda terbangun tanpa mengetahuinya. 

“Kadang sinar yang masuk melalui gorden kamar dapat jadi permasalahan. Jadi baiknya Anda menempatkan gorden yang berbahan lebih tebal, ” jelas James. 

Sinar dari lubang pintu atau jendela dapat juga membuat waktu tidur jadi terganggu. Jadi baiknya hadapkan badan Anda ke bagian yang tidak terkena sinar. Tidak hanya sinar, nada bising dari luar juga dapat mengakibatkan Anda terbangun pada malam hari. Contohnya saja bunyi kendaraan atau ambulans yang melintas di muka kompleks ataupun rumah. Anda dapat menempatkan karpet peredam nada, atau menyetel nada pengantar tidur seperti bunyi air mengalir atau gemerisik dedaunan di rimba. 

Apakah yang dapat dikerjakan saat terbangun pada malam hari supaya selekasnya tidur kembali? James menuturkan dua triknya. Pertama, janganlah diam saja ditempat tidur. Bila Anda tidak dapat tidur lagi sesudah lebih dari 20 menit terbangun, James mereferensikan untuk bangkit dari tempat tidur serta kerjakan relaksasi. Contohnya dengan peregangan otot, membaca buku atau memecahkan teka-teki puzzle. 

Langkah ke-2, jauhi lihat smarpthone atau tablet Anda. Monitor dari piranti elektronik itu pancarkan sinar spektrum biru yang merangsang otak untuk lebih aktif. Mengakibatkan, mata juga makin ‘segar’ serta makin susah terpejam.

No comments:

Post a Comment