Saturday, July 14, 2018

Apakah benar Berolahraga yang Benar Harus Sampai Berkeringat? Cek Penjelasannya

Apakah benar Berolahraga yang Benar Harus Sampai Berkeringat? Cek Penjelasannya - Sering patokan atau referensi orang-orang waktu olahraga ialah jumlahnya keringat yang dibuat. Sering sesudah usai olahraga ada komentar seperti? Kok tidak berkeringat? Berolahraga beneran?? atau malah? Wah tentu olahraganya serius ya, hingga berkeringat banyak?. benarkah bila kita olahraga mesti tetap berkeringat? 

Apakah benar Berolahraga yang Benar Harus Sampai Berkeringat? Cek Penjelasannya

Pandangan orang-orang itu sebetulnya kurang pas. Patokan berat ringannya satu kegiatan atau satu berolahraga tidaklah dari jumlahnya keringat yang di keluarkan, walau demikian dari intensitas kegiatan itu. Intensitas kegiatan ini bisa dinilai lewat cara-cara, yakni dengan mengukur denyut nadi atau denyut jantung, dengan memakai taraf persepsi atau tes bicara/talk test. 

Tahu intensitas berolahraga yang pas untuk Anda sangat terpenting, karena hal tersebut bisa bikin Anda terlepas dari berolahraga yang terlalu berat dan melindungi agar Anda tidak lakukan berolahraga yang sangat mudah hingga tak ada faedah kesehatan yang didapat. 

Untuk orang-orang umum yang tidak mempunyai masalah kesehatan atau penyakit spesial, rentang intensitas berolahraga yang direferensikan ialah 50-85% dari denyut jantung optimal Anda. Rentang ini mengisyaratkan jika kegiatan atau berolahraga yang Anda kerjakan ada di intensitas tengah. 

bagaimanakah mengukur Anda telah olahraga yang benar atau belumlah? Tersebut penuturannya : 

Langkah Mengukur Intensitas Olahraga 

Berolahraga pada intensitas tengah sudah dapat dibuktikan memberi beragam faedah kesehatan serta resiko kesehatan yang relatif kecil untuk beberapa orang biasanya. Untuk mengkalkulasi rentang denyut jantung itu, di bawah ini beberapa langkah dibutuhkan : 


  1. Kalkulasi denyut nadi optimal Anda dengan rumus 220-usia. Misalnya jika Anda berumur 30 th., jadi denyut nadi optimal Anda ialah 220-30=190 kali per menit. 
  2. Angka yang Anda bisa di langkah no. 1, kalikan dengan 50% serta 85%. Ikuti contoh diatas, jika umur Anda 30 th. jadi batas bawah denyut nadi Anda ialah 190×50%=95 kali per menit. Sedang batas atasnya ialah 190×85%=162 kali per menit. Jadi, rentang tujuan denyut nadi Anda waktu olahraga ialah 95-162 kali per menit. 

Sedang jika memakai tes bicara, yakinkan Anda masih tetap bisa menjaga perbincangan atau menyampaikan kalimat tanpa ada terengah-terengah waktu olahraga, walau demikian tidak bisa bernyanyi. Hal tersebut mengisyaratkan jika intensitas berolahraga yang Anda kerjakan ada di intensitas tengah. 

Diluar itu, taraf persepsi Borg juga dapat menolong Anda memastikan intensitas berolahraga yang Anda kerjakan. Pada taraf Borg, nilailah tingkat kesukaran atau kesusahan yang Anda alami waktu lakukan berolahraga dalam taraf 1-10. Pada taraf Borg, berolahraga Anda disebutkan intensitas tengah jika Anda menilainya usaha Anda ada diantara angka 3-4 dari taraf 1-10. 

Bagaimanakah cara mengkalkulasi denyut nadi? Tersebut penuturannya : 

Langkah Mengkalkulasi Denyut Nadi : 

Jika Anda memakai cara kalkulasi denyut nadi, jadi ada cara-cara untuk Anda untuk mengecheck denyut nadi Anda. Pertama, dengan memakai monitor denyut jantung. Sekarang ini, monitor denyut jantung atau monitor denyut nadi banyak mengedar di market serta bisa Anda beli di toko alat kesehatan atau alat fitness. Ke-2, dengan mengkalkulasi sendiri denyut nadi Anda. Langkah yang dibutuhkan untuk mengkalkulasi denyut nadi Anda sendiri ialah : 

  1. Tempatkan jari-jari Anda di pergelangan tangan Anda yang lain, misalnya tempatkan jari tangan kanan Anda di pergelangan tangan kiri Anda. Posisikan jari-jari tersebut di bagian dalam pergelangan tangan Anda, pas dibawah pangkal jempol. 
  2. Pakai ke-3 ujung jari Anda serta tekan dengan mudah ke-3 jari itu (jari telunjuk sampai jari manis) untuk meraba serta mencari denyut nadi pada permukaan kulit pergelangan tangan Anda. 
  3. Sesudah temukan denyut nadi Anda, kalkulasilah denyut itu sepanjang 15 detik (pakai arloji atau jam yang memakai jarum detik) kalikan 4. Angka yang Anda bisa ialah denyut nadi Anda sepanjang 1 menit. 

Awalannya mungkin saja akan merasa susah, namun janganlah berhenti berlatih. Makin lama Anda semakin lebih ringan temukan denyut nadi Anda serta semakin ringan juga memantau intensitas berolahraga Anda. Salam berolahraga!

No comments:

Post a Comment