Sunday, July 15, 2018

Apakah benar Susu yang Terbuat dari Kacang Lebih Sehat dari Susu Hewani?

Apakah benar Susu yang Terbuat dari Kacang Lebih Sehat dari Susu Hewani? - Konsumsi susu sapi jadi salah satunya kebiasaan yang masih tetap dikerjakan beberapa orang, contohnya untuk sarapan.Tetapi ada pula yang pilih tidak untuk konsumsi minuman kaya kalsium ini karena intoleransi laktosa (tidak mempunyai enzim untuk mengolah gula susu – laktosa) atau ingin hindari susu yang memiliki kandungan lemak hewani. 

Apakah benar Susu yang Terbuat dari Kacang Lebih Sehat dari Susu Hewani?

Menjadi gantinya, ada susu alternatif yang terbuat dari kacang-kacangan seperti almond, hazelnut, mete, edamame, serta lainnya sebagainya yang diakui mempunyai kandungan lemak lebih rendah juga kaya asam lemak mendasar yang baik untuk badan. 

Namun apakah benar susu yang terbuat dari kacang atau sari nabati ini lebih sehat dari susu hewani? 

Diuraikan oleh pakar gizi Leona Victoria Djajadi, susu yang terbuat dari kacang-kacangan memanglah dapat dibuktikan mempunyai kandungan kalori serta lemak yang lebih rendah.Susu hewani biasanya diperkaya dengan protein, lemak, vitamin, serta mineral yang dipadatkan berbentuk cairan. 

“Sementara bila kacang-kacangan kan tujuannya dikonsumsi utuh menjadi penganan.Hingga bila jadikan susu, protein serta seratnya tidak semuanya jadi sisi dari susu itu, ” katanya waktu dihubungi Wolipop, Selasa (17/11/2015). 

Rita Ramayulis, DCN, M.Kes menyampaikan, disaksikan dari kandungan gizinya, susu hewani ialah sumber kalsium dan protein.Walau demikian, bila terdapat seorang yang tidak dapat konsumsi susu, terdapat bahan makanan lainnya yang kandungan gizinya mirip susu hewani, diantaranya datang dari kacang-kacangan yang kaya kalsium dan protein. 

Wanita kelahiran 1971 ini meneruskan, tak ada patokan spesial yang menyampaikan jika susu yang terbuat dari kacang-kacangan sangat baik dari susu hewani karena keperluan konsumsi protein dan kalsium pada tiap-tiap orang berlainan.Namun bila disaksikan dari sisi kandungan lemaknya, susu kacang-kacangan yang kerap dimaksud dengan juga sari nabati ini mempunyai keseluruhan lemak yang lebih rendah. 

Namun Rita menyarankan untuk konsumsi susu hewani serta sari nabati dengan cara bergantian.“Misalnya, bila dia hari ini ingin makan serat, minum sari nabati seperti susu almond atau kedelai tidak apa-apa.Bila dia ingin cepat menyerap kalsium karena terdapat pengeroposan tulang, minum susu hewani, ” tuturnya waktu dihubungi Wolipop, Rabu (18/11/2015). 

Jika susu hewani serta nabati itu dikonsumsi bergantian, semakin lebih kurangi resiko terserang defisiensi zat besi hingga kesehatan tambah lebih baik.Sesaat bila cuma konsumsi sari nabati saja, terdapat zat antimikromineral didalam badan yang akan menghalangi penyerapan mineral hingga resiko untuk defisiensi zat besi semakin besar berlangsung.

No comments:

Post a Comment