Monday, July 30, 2018

Awas! Ini 10 Resiko Bahaya Bagi Kesehatan Punya Badan Terlalu Kurus Seperti Angelina Jolie

Awas! Ini 10 Resiko Bahaya Bagi Kesehatan Punya Badan Terlalu Kurus Seperti Angelina Jolie - Aktris Angelina Jolie mempunyai badan yang begitu kurus. Menurut salah satunya bintang film ‘Unbroken’ yang disutradarainya, Jolie sering kurangi makan untuk terasa senasib sepenanggungan dengan beberapa aktor monitor lebarnya yang bertindak menjadi tawanan perang. Badan kurus istri Brad Pitt ini bukan pertamakalinya jadi sorotan. Awal mulanya pada 2012, seseorang pakar gizi mengatakan Jolie kurang gizi karena tubuhnya yang sangat kurus. 

Awas! Ini 10 Resiko Bahaya Bagi Kesehatan Punya Badan Terlalu Kurus Seperti Angelina Jolie

Seseorang pakar kesehatan, Dr Drew Pinsky sebagai salah satunya narasumber dalam acara talkshow The View yang tampil di ABC memperingatkan kaum hawa jika tidak mesti memandang aktris seperti Jolie menjadi bentuk dari kecantikan yang baik. Ditambah lagi bila cantiknya itu diukur dari bentuk badan yang kurus. 

Dr Drew menyimpulkan jika aktris cantik kelahiran 4 Juli 1975 itu alami kekurangan gizi. “Dia kekurangan gizi. Saya cuma lihat keadaan kekurangan gizi, ” katanya. Dalam acara TV itu, Dr Drew juga menyebutkan semakin kurusnya Angelina Jolie ‘membahayakan’. 

Mempunyai badan kurus seperti Jolie memang membahayakan. Banyak penelitian yang mengatakan resiko kesehatan saat mempunyai badan kurus ini. Riset yang dikerjakan Dr. Joel Ray asal Kanada contohnya mengutarakan mereka yang mempunyai indeks waktu badan kurang dari 18, 5 berisiko wafat lebih cepat daripada yang indeks waktu tubuhnya normal yakni pada 18, 5 sampai 24, 9. 

Di bawah ini lima permasalahan kesehatan yang berisiko dihadapi oleh beberapa pemilik badan kurus seperti dirangkum dari beberapa sumber : 

1. Penyakit Jantung serta Diabetes 
Penyakit jantung serta diabetes umumnya diindetikkan menjadi permasalahan kesehatan pada seorang keunggulan berat tubuh serta obesitas. Akan tetapi nyatanya orang yang bertubuh kurus juga tidak imun pada dua penyakit itu. Pemilik badan kurus dapat dengan gampangnya konsumsi fast food, tidak olahraga serta berfikir mereka dapat masih sehat karena tidak jadi gemuk. Walau sebenarnya sebenarnya pola hidup itu dapat memengaruhi tingkat gula darah serta perbanyak jumlahnya cholesterol jelek pada tubuh. 

2. Skema Imun Lemah 
Skema imun berperan seperti penjaga di gerbang badan yang bekerja pastikan tidak ada benda asing atau abnormal masuk ke. Skema imun ini membutuhkan bahan bakar untuk memberantas infeksi yang karena sebab masuknya benda asing itu. Terkecuali si pemilik badan kurus teratur makan sehat, risikonya terserang penyakit dapat lebih kecil. Akan tetapi kalaupun alur makannya berantakan dia dapat ringan jatuh sakit karena virus yang masuk ke pada tubuh itu. Penyakit yang mudah seperti flu serta demam sampai serius seperti kanker bisa ringan menyerang si kurus. 

3. Anemia 
Beberapa orang yang berat badannya kurang setiap waktu terasa capek. Kekurangan daya serta ringan capek ini adalah tanda-tanda umum dari anemia. Tanda-tanda yang lain dari anemia merupakan detak jantung yang tidak teratur, nafas pendek, pusing serta sakit kepala. Anemia adalah penyakit karena kekurangan sel darah mereah. Sel darah merah ini bertanggungjawab mengedarkan oksigen ke semua organ badan. Serta saat si sel darah merah banyaknya kurang, badan jadi tidak mendapat cukuplah bahan bakar untuk tambah energi. Anemia karena sebab rendahnya jumlahnya zat besi, B-12 serta folat. Oleh karenanya semestinya pemilik badan kurus butuh teratur memperiksakan-diri ke dokter untuk tahu apa mereka mendapat nutrisi yang cukuplah ataukah tidak. 

4. Permasalahan Kesuburan 
Wanita dengan berat tubuh yang kurang, yakni dengan indeks waktu badan kurang dari 18, 5, berisiko alami permasalahan reproduksi. Pertama, siklus menstruasi kadang berhenti atau jadi tidak teratur karena sangat kurus. Permasalahan ke-2 hadir saat si wanita kurus hamil. Karena menstruasi yang tidak teratur ini memengaruhi susunan rahim yang mensupport janin. Menurut riset, wanita bertubuh kurus 72% berisiko keguguran pada trimester pertama kehamilan. 

5. Osteoporosis 
Sangat kurus dapat juga membuat kepadatan tulang lebih rendah serta berisiko terserang osteoporosis. Ditambah lagi bila lemak badan Anda termasuk rendah. Lemak pada intinya masih dibutuhkan badan diantaranya untuk menghasilkan estrogen. Saat badan kekurangan estrogen, tulang jadi ringkih serta ringan parag. Resiko osteoporosis karena minimnya lemak pada badan ini dapat dihadapi pria ataupun wanita, tidak perduli juga berapapun umur mereka.

No comments:

Post a Comment