Thursday, July 26, 2018

Benarkah Vagina Mempunyai Aroma? Ini Dia Arti di Balik Munculnya Aroma Pada Organ Intim Wanita

Benarkah Vagina Mempunyai Aroma? Ini Dia Arti di Balik Munculnya Aroma Pada Organ Intim Wanita - Vagina merupakan organ intim wanita yang spesial. Walau letaknya ‘tersembunyi’, Miss V harus tetap dirawat lebih intensif dari sisi badan yang lain. Akan tetapi hal tersebut bukan bermakna vagina bebas dari persoalan. Salah satunya permasalahan yang kerap dihadapi beberapa wanita merupakan timbulnya aroma-aroma dengan aroma spesifik yang datang dari organ kewanitaanya. Lalu, benarkah vagina mempunyai aroma? 

Benarkah Vagina Mempunyai Aroma? Ini Dia Arti di Balik Munculnya Aroma Pada Organ Intim Wanita

Diuraikan oleh ginekolog asal Amerika, dr. Heather Rupe, memang benar jika tiap-tiap vagina mempunyai aroma sendiri. Hal seperti ini karena vagina merupakan ekosistem seimbang yang berisi cairan serta bakteri. 

Gabungan kedua-duanya ini akan membuahkan keputihan pada vagina yang dibarengi dengan aroma-aroma spesifik. Aroma itu merupakan hal yang normal dihadapi oleh tiap-tiap wanita, tapi saat vagina keluarkan aroma yang baunya terlalu berlebih, baiknya Anda mesti siaga karena mungkin hal tersebut adalah sinyal dari miss v yang punya masalah. 

Lantas bagaimana aroma vagina yang normal? “Setelah bertanya-tanya pada semuanya ginekolog yang saya kenal, kami mengambil keputusan jika seorang bisa mencium aroma vagina yang etika dari jarak 30 cm, ” jelas dokter lulusan Oklahoma State University’s College of Osteopathic Medicine di Amerika itu. 

Selanjutnya dr. Heather menuturkan, beragamnya aroma itu dikarenakan oleh berbagai macam hal. Diantaranya merupakan type makanan yang dikonsumsi, seperti bawang bombay serta asparagus. 

Diluar itu, suplemen atau obat-obatan seperti antibiotik dapat juga memengaruhi kesetimbangan bakteri didalam vagina yang beresiko pada pergantian aroma. “Antihistamin (obat untuk menangani alergi) bisa mengakibatkan kekeringan serta penurunan cairan vagina yang bisa membuat aromanya beralih, ” tuturnya. 

Sama dengan ketiak, kulit di seputar kelamin juga condong alami keringat berlebihan. Saat keringat bercampur dengan cairan didalam vagina, akan ada aroma musky seperti wangi kesturi. Aroma itu adalah aroma yang normal meskipun kadang dikit tidak enak. Untuk meminimalkan aromanya, ubahlah baju dalam sesudah olahraga serta gunakan bahan yang dapat menyerap keringat. 

Jumlahnya keputihan yang keluar bergantung dari siklus menstruasi yang bisa menyebabkan pergantian hormon. Diluar itu, therapy hormon, pil KB serta cream untuk vagina juga mempunyai dampak pada pH serta aroma yang dikeluarkannya. 

Menopause juga mengakibatkan pergantian yang berarti pada vagina karena berkurangnya kandungan hormon esterogen yang dapat tingkatkan infeksi jamur serta bakterial vaginosis. Jika aroma itu baunya lebih ‘tajam’ atau bahkan juga disertai dengan perasaan gatal serta sakit, baiknya selekasnya periksakanlah diri Anda ke dokter.

No comments:

Post a Comment