Thursday, July 26, 2018

Bikin Penasaran! Dampak Buruk Membuat Skinny Jeans Dapat Membahayakan Wanita

Bikin Penasaran! Dampak Buruk Membuat Skinny Jeans Dapat Membahayakan Wanita - Bahaya penggunaan skinny jeans tersingkap pada Selasa (23/4/2015) tempo hari dalam penelitian yang dimuat di Journal of Neurology, Neurosurgery & Psychiatry. Dalam riset itu dijelaskan, karena menggunakan skinny jeans, seseorang wanita alami pembengkakan pada betis hingga dia tidak dapat berjalan. 

Bikin Penasaran! Dampak Buruk Membuat Skinny Jeans Dapat Membahayakan Wanita

Wanita 35 tahun yang tidak dijelaskan namanya itu dalam penelitian itu mengakui dia memang banyak beraktivitas dengan berjongkok waktu memakai skinny jeans itu. Waktu itu dia menolong saudaranya yang baru geser rumah dengan bersihkan almari. 

Sesudah usai menolong saudaranya, si wanita juga pulang ke rumah. Saat berjalan pulang berikut mendadak saja dia terasa mati perasaan pada kakinya. Dia juga terjatuh serta tidak dapat berdiri lagi sendiri sampai ada orang yang membantunya. Dokter yang menanganinya didalam rumah sakit mesti memotong celana jeans yang dipakainya itu karena sangat ketat hingga susah untuk dilepaskan. 

Berkaca dari masalah yang dihadapi wanita di Australia itu, pertanyaan setelah itu apa memang menggunakan skinny jeans ini membahayakan? Walau sebenarnya celana ini cukuplah jadi favorite wanita karena dapat memunculkan ilusi langsing. Beberapa selebriti serta public figure seperti Kate Middleton, Victoria Beckham, serta Miranda Kerr termasuk juga yang kerap tampak dengan skinny jeans. 

Dr. Perry Shieh, profesor syaraf serta direktur Neuromuscular Program, University of California, Los Angeles, menyampaikan, insiden yang dihadapi wanita itu menurut dia hanya bukan karena skinny jeans yang dikenakannya. Dia yakini karena si wanita terus-terusan berjongkok waktu memakai skinny jeans berikut sebagai pemicu rusaknya syaraf pada kaki hingga orang itu kesusahan berjalan. 

“Jeans tersebut tidak jadi sebabnya. Bila dia menggunakan skinny jeans serta berulang-kali jongkok, celana itu dapat mengakibatkan otot jadi terjepit hingga mengakibatkan pembengkakan. Saat betis abuh, hal tersebut dengan cara langsung mengakibatkan rusaknya otot, ” tutur Dr. Shieh seperti diambil People. 

Walau menurut Dr. Shieh, skinny jeans tidak dapat disebutkan menjadi pemicu tunggal dalam masalah insiden wanita Australia itu, dia masih memberi teguran pada wanita saat menggunakan celana sangat ketat. “Memang masalah itu akan tidak menerpa kebanyakan orang. Bergantung dari berapa ketat jeans yang digunakan. Bila betul-betul ketat, saya merekomendasikan gunakanlah yang lebih longgar, ” tuturnya. 

Direktur Kesehatan di University Hospitals Kasus Medical Center, Cleveland, Dr. Roy Buchinsky, juga memberi teguran yang sama pada siapa saja yang menyukai menggunakan celana sangat ketat. Menurut dia bila si pengguna celana itu telah rasakan mati perasaan serta kesemutan, itu jadi sinyal jika betis telah terasa tertekan. 

“Begitu kaki mulai membengkak, itu berarti otot akan alami peradangan serta telah kebanyakan mendapatkan desakan, ” katanya. Dia memberikan pada masalah yang serius, operasi mungkin diperlukan untuk kurangi desakan pada otot itu.

No comments:

Post a Comment