Tuesday, July 17, 2018

Dikarenakan Wanita Ini, Orang Dewasa Sekarang Terserang Demam Mewarnai

Dikarenakan Wanita Ini, Orang Dewasa Sekarang Terserang Demam Mewarnai - Memberi warna buku gambar seperti waktu kanak-kanak dahulu sekarang berubah menjadi? virus? di kelompok orang dewasa, terutamanya golongan Udara. Beberapa wanita yang terserang virus ini pergi dimanapun dengan membawa buku gambar serta pensil memberi warna. Virus memberi warna ini rupanya juga berawal dari seseorang wanita yang buku gambar karyanya sekarang ini telah terjual juta-an kopi di semua dunia. Siapa dia? 

Dikarenakan Wanita Ini, Orang Dewasa Sekarang Terserang Demam Mewarnai

Johanna Basford itu nama wanita asal Skotlandia yang jadikan kegiatan memberi warna buku gambar jadi trend untuk orang dewasa. Awalannya pada 2011, Johanna disuruh penerbit Laurence King untuk bikin buku memberi warna anak-anak. Tetapi waktu itu, wanita lulusan design tekstil ini malah merekomendasikan bikin buku memberi warna untuk orang dewasa. Pada sang penerbit, dia menyampaikan, sepanjang bertahun-tahun bekerja menjadi seniman serta ilustrator spesial memberi warna, dia lihat banyak kliennya yang ingin sekali memberi warna hasil karyanya. 

Pendapat Johanna itu juga di terima pihak penerbit. Mereka lalu cetak buku memberi warna untuk orang dewasa karya Johanna berjudul Secret Garden : An Inky Treasure Hunt and Coloring Book sekitar 13 ribu kopi pada 2013. Tidak diduga, sesudah launching, buku itu laris-manis. Sampai sekarang, seperti diambil Guardian, buku Secret Garden sudah terjual lebih dari dua juta kopi di semua dunia. 

Buku memberi warna ke-2 juga launching Johanna berjudul Enchanted Forest : An Inky Quest and Coloring Book pada Februari 2015. Buku tersebut di website Amazon termasuk juga dalam deretan buku sangat laku. 

? Inbox emailku hingga sampai penuh karena beberapa orang mengirimiku photo beragam halaman buku mewarnaiku. Serta rasa-rasanya sangatlah mengagumkan lihat jumlahnya orang mempunyai buku yang sama, tetapi membuatnya berubah menjadi berlainan serta unik,? tutur Johanna waktu di tanya tentang keberhasilan bukunya dalam wawancara dengan NPR. 

Sekarang Johanna menyiapkan media spesial untuk beberapa penggemar buku mewarnainya. Beberapa orang dewasa yang beli bukunya dan memberi warna gambar di buku itu, dapat menunjukkan karya mereka di website resminya. Di halaman itu, beberapa orang tidak cuma dapat share gambar, namun juga sama-sama bertukar pengetahuan tentang pensil warna yang dipakai. 

Johanna lihat demam memberi warna di kelompok orang saat ini berlangsung karena memanglah kegiatan mewarnai pada gambar itu menyenangkan. ? Serta demikian kamu ambil pensil warnamu, kamu seperti terasa tidak mempunyai beban, tidak pikirkan mengenai masalah rumah tangga atau pekerjaan. Serta ini dapat langkah menyenangkan menjadi kreatif. Kamu tak perlu duduk dengan selembar kertas serta berfikir mesti menggambar apa. Outline-nya telah terdapat, jadi kamu dapat duduk diam sepanjang beberapa jam, serta tanpa ada sadar telah menyelesaikannya,? urai wanita yang mulai hoby memberi warna untuk relaksasi itu. 

Wanita lulusan Duncan of Jordanstone College of Art and Design itu sekarang ini tengah siap-siap melaunching buku ketiganya berjudul Lost Ocean : An Inky Quest and Colouring Book. Buku itu akan launching pada 27 Oktober 2015 ini. Belumlah launching, buku ketiganya ini telah mendapatkan sambutan positif. Hal tersebut tampak dari jumlahnya orang yang telah lakukan pre-order pada bukunya.

No comments:

Post a Comment