Thursday, July 12, 2018

Hati-hati, Resiko Obesitas Yang Dapat Berujung Fatal

Hati-hati, Resiko Obesitas Yang Dapat Berujung Fatal - Kegemukan tidaklah hal baru yang berlangsung didalam orang-orang, bahkan juga dahulu kegemukan dipandang seperti simbol kemakmuran serta keberhasilan. Tetapi dibalik itu, kegemukan sudah lama jadi salah satunya pemicu paling utama penyakit jantung, stroke, serta masalah pada ruang kardiovaskular yang lain. 

Hati-hati, Resiko Obesitas Yang Dapat Berujung Fatal

Pada th. 2008, WHO memprediksi jika sekurang-kurangnya ada lebih dari 500 juta orang dewasa didunia (lebih dari 10%) yang alami obesitas, dengan rasio wanita lebih tinggi dibanding lelaki (WHO, 2009). Penambahan insiden obesitas ini dapat bertambah bersamaan dengan umur sampai umur 50-60 th.. Indonesia sendiri mempunyai angka obesitas yang cukup tinggi. Berdasar pada data Penelitian Kesehatan Basic (Riskesdas) th. 2007, angka obesitas umum pada masyarakat berumur? 15 th. ialah 10, 3% terbagi dalam lelaki 13, 9% serta wanita 23, 8%. Sedang overweight pada anak-anak umur 6-14 th. pada lelaki 9, 5% serta pada wanita 6, 4%. 

Obesitas menaruh banyak resiko serta komplikasi ke beragam penyakit yang bisa berbuntut fatal. Sejumlah keadaan yang bisa dikarenakan oleh obesitas salah satunya : 

Hati-hati dengan Resiko Obesitas! 

Obesitas menaruh banyak resiko serta komplikasi ke beragam penyakit yang bisa berbuntut fatal. Sejumlah keadaan yang bisa dikarenakan oleh obesitas salah satunya : 

  • Diabetes type 2 
  • Desakan darah tinggi 
  • Sindroma metabolik : kandungan gula darah tinggi, cholesterol tinggi, serta desakan darah tinggi 
  • Atherosklerosis 
  • Penyakit kardiovaskular 
  • Stroke 
  • Keganasan seperti : kanker payudara serta kanker kolon 
  • Penyakit saluran empedu 
  • Sindroma polikistik ovarian 
  • Peradangan sendi seperti osteoarthritis serta nyeri punggung 
  • Gout arthritis 
  • Katarak 
  • Masalah seksual seperti disfungsi ereksi 
  • Masalah tidur 

Obesitas pada anak-anak dapat juga tingkatkan resiko patah tulang, desakan darah tinggi, penyakit kardiovaskular, resistensi insulin, serta masalah psikologis.

No comments:

Post a Comment