Monday, July 16, 2018

Inilah 5 Mitos Kanker Payudara yang Mesti Anda Stop Yakin Saat Ini Juga

Inilah 5 Mitos Kanker Payudara yang Mesti Anda Stop Yakin Saat Ini Juga - Mitos-mitos kesehatan sering menyebabkan pandangan yang salah pada beberapa orang. Mengakibatkan dapat fatal jika mitos yang tersebar tentang penyakit serius, diantaranya kanker payudara. Info salah masalah perlakuan penyakit beresiko ini dapat menyebabkan perlakuan yang salah jika hingga sampai diakui serta ditelan mentah-mentah, baik oleh pasien ataupun orang yang lain. 

Inilah 5 Mitos Kanker Payudara yang Mesti Anda Stop Yakin Saat Ini Juga

Memperingati bln. kesadaran akan payudara pada Oktober ini, Wolipop meringkas beragam mitos sangat umum sekitar penyakit itu yang tidak seutuhnya benar. Baca baik-baik supaya tidak salah langkah dalam penyembuhan. 

1. Kanker Payudara Cuma Berlangsung pada Wanita 
Pria juga dapat terserang kanker payudara, walau potensinya 100 kali lebih rendah dibanding wanita. Pria mempunyai resiko menderita kanker payudara sebesar 0, 1 %, sesaat wanita 12, 5 %. Tetapi diagnosis kanker payudara pada pria umumnya baru di ketahui waktu telah dalam babak fase lanjut. Jadi sebaiknya bila pria juga mulai mencermati perubahan-perubahan pada payudaranya serta memeriksakan ke dokter supaya penanganannya lebih ringan. 

2. Kanker Payudara Cuma Dihadapi Wanita Paruh Baya 
Kanker payudara tidak melihat umur, penyakit ini dapat menyerang wanita umur muda ataupun tua. Diambil dari Women’s Health, seputar 12. 880 wanita berumur dibawah 40 th. di Amerika Serikat, terdiagnosa kanker payudara di 2015. Di Indonesia sendiri, diantara cancer survivor bernama Tria mengakui terdiagnosa kanker payudara di umur 24 th., sesaat Hening, terserang kanker di umur 29 th.. 

3. Bila Muncul Tonjolan, Telah Tentu Kanker Payudara 
Tidak semuanya tonjolan ialah tanda-tanda kanker payudara. Pertanda kanker payudara dapat beragam. Tidak hanya tonjolan, kanker payudara umumnya juga diikuti dengan puting yang melesak ke, bengkak, iritasi kulit, keluar cairan tidak hanya ASI dari puting atau kemerahan. Sebaiknya bila Anda selekasnya memperiksakan-diri ke dokter jika ada pergantian sekecil apapun pada payudara. Makin awal didiagnosa, jadi peluang untuk bertahan juga makin besar. 

4. Gunakan Bra Berkawat serta Deodoran Naikkan Resiko Kanker Payudara 
Ini ialah mitos sangat kuno yang dengan cara ilmiah sudah dapat dibuktikan salah. Studi yang diterbitkan di jurnal Cancer Epidemiology Biomarkers Prevention temukan jika rutinitas gunakan bra pada wanita tak ada hubungan dengan penambahan resiko kanker payudara pada wanita yang alami menopause. Diperkokoh lagi dengan data dari National Cancer Institute, yang mengatakan sampai sekarang ini belumlah ada bukti yang tunjukkan penggunaan deodoran serta antiperspirant dapat mengakibatkan kanker payudara. 

“Penyebab kanker payudara multifaktorial berarti banyak yang melatarbelakangi. Pertama aspek genetik, pola hidup yang banyak minum alkohol serta merokok, sangat banyak makan lemak, menstruasi sangat awal, menopause sangat tua, obesitas serta pada wanita yang tidak memberi ASI, ” jelas Prof. Dr. dr. Susworo, Sp. Rad (K). ONK. RAD. 

5. Melakukan Style Hidup Sehat Telah Tentu Aman dari Kanker Payudara 
Resiko terserang kanker payudara tetap ada di tiap-tiap wanita ataupun pria. Memanglah benar, berolahraga serta diet sehat dapat kurangi resiko terserang kanker payudara. Tetapi aspek lingkungan serta keturunan juga bertindak pada peluang munculnya kanker. 

“Tante saya, style hidupnya sehat sekali namun dia terkena kanker payudara, ” tutur presenter Novita Angie. 

Susworo juga memberikan, pola hidup sehat tidak jamin seorang bebas 100 % dari resiko kanker payudara. Diantaranya bila orang itu memanglah mempunyai resiko kanker yang ‘dilahirkan’. 

“Dia mempunyai ciri-ciri pembawa kanker payudara yang diwariskan, ” katanya.

No comments:

Post a Comment