Friday, July 27, 2018

Inilah Langkah yang Mesti Wajib Dilakukan Sebelum dan Setelah Masuk Toilet Umum, Apa Saja Ya?

Inilah Langkah yang Mesti Wajib Dilakukan Sebelum dan Setelah Masuk Toilet Umum, Apa Saja Ya? - Toilet umum adalah tempat bersarangnya juta-an bakteri penebar penyakit. Bukan sekedar di kloset, tetapi juga pegangan pintu sampai kran wastafel. Seputar 25% dispenser atau tempat sabun di toilet umum terkontaminasi bakteri beresiko. Tragis memang, sabun yang harusnya menghilangkan bakteri serta kuman, malah mungkin saja media penyebarannya. 

Inilah Langkah yang Mesti Wajib Dilakukan Sebelum dan Setelah Masuk Toilet Umum, Apa Saja Ya?

Menurut ilmuwan Charles Gerba, Ph. D., “Kebanyakan botol sabun tidak sempat dibikin bersih, jadi bakteri dapat berkembang melalui buih sabun yang ketinggalan diatas permukaan botol. Juga, banyak tangan-tangan kotor yang menyentuhnya. ” 

Jadi tidak heran bila beberapa jenis kuman, dari mulai yang mudah hingga sampai beresiko bergabung di toilet. Lantas, haruskah Anda meredam impian buang air kecil waktu ada di mal, pusat belanja atau tempat umum yang lain cuma untuk terhindari dari kuman? Tak perlu seekstrem itu. Seperti diambil dari Times of India, ini tujuh langkah yang memang perlu dikerjakan waktu masuk ke toilet umum. 

1. Yakinkan Ada Tisu 
Sebelum masuk, yakinkan bilik toilet masih tetap ada tisu. Sesudah buang air kecil atau buang air besar, Anda mesti mengeringkan ruang genital dengan tisu. Bila dilewatkan basah, air yang melekat di ruang genital akan membasahi baju dalam membuatnya lembab serta jadi besar resiko penyebaran kuman. Bila tisu telah habis, mohon staf cleaning service untuk mengisinya kembali atau lebih amannya, bawa serta tisu Anda sendiri. 

2. Membersihkan Dudukan Toilet 
Janganlah lupa mengelap dudukan toilet tiap-tiap Anda akan memakainya. Anda dapat menggunakan tisu basah, semprotan disinfektan. Sebagian toilet di mal atau pusat belanja besar umumnya juga menyiapkan cairan disinfektan di tiap-tiap biliknya yang dapat Anda gunakan. 

3. Janganlah Tekan Tombol Flush Langsung 
Waktu mendesak flush, jauhi kontak secara langsung pada kulit Anda dengan tombolnya. Lapisi terlebih dulu tangan Anda dengan tisu, baru tekan tombol flush. Langkah tersebut akan kurangi resiko penyebaran bakteri dari toilet ke tangan, serta dari tangan ke sisi badan yang lain seperti muka. 

4. Hati-hati Wastafel 
Wastafel di toilet umum adalah salah satunya tempat yang sekurang-kurangnya higienis, bahkan juga dapat lebih kotor daripada kloset. Terdapat beberapa tangan dari beberapa orang yang menyentuh wastafel, hingga beberapa jenis kuman juga dapat bersarang di permukaannya. Jadi, cuci tangan dengan benar serta cermat. Waktu memompa sabun dari dispenser, lapisi dengan tisu supaya tidak ada kontak secara langsung pada tempat sabun dengan kulit tangan Anda. Lantas gosokkan sabun cair dengan telapak tangan sepanjang 10-20 detik, membersihkan juga sela-sela jari serta kuku. 

5. Keringkan 
Tetap keringkan tangan Anda sesudah bersihkan tangan. Dapat memakai tisu atau pengering tangan. Janganlah lakukan keluar toilet dengan tangan yang masih tetap basah karena akan membuat bakteri lebih ringan melekat kembali. 

6. Pegangan Pintu 
Langkah tersebut mungkin saja akan membuat Anda tampak seperti ‘neat-freak’ atau orang yang terobsesi dengan kebersihan. Tetapi lakukan untuk keamanan Anda. Pegangan pintu toilet juga terkena banyak kuman ataupun bakteri. Anda tentulah tidak mau tangan yang telah bersih kembali tidak higienis. Janganlah ambillah resiko terserang penyakit ; lakukan melapisi tangan Anda dengan tisu waktu buka serta tutup pintu toilet. 

7. Hand Sanitizer 
Supaya kebersihan tangan lebih terjamin, pakai hand sanitiser atau gel pembersih tangan sesudah keluar dari toilet. Tak perlu terus-terusan mengerjakannya, cukuplah saat Anda keluar dari toilet atau akan makan ditempat umum.

No comments:

Post a Comment