Thursday, July 19, 2018

Kenali Perbedaan Karakter Orang Yang suka Musik Cadas serta Melankolis

Kenali Perbedaan Karakter Orang Yang suka Musik Cadas serta Melankolis - Lebih senang lagu-lagu Taylor Swift serta Lily Allen, atau Metallica serta Slipknot? Hasrat musik nyatanya dapat mencerminkan ciri-ciri pribadi, apakah dia seorang yang menyukai berempati atau lebih terorganisir. 

Kenali Perbedaan Karakter Orang Yang suka Musik Cadas serta Melankolis

Beberapa periset sudah lakukan studi pada 4. 000 simpatisan, serta tersingkap jika langkah fikir orang terdiri berubah menjadi dua ; empathiser serta systemiser. Empathiser digambarkan menjadi seorang yang suka konsentrasi serta perduli pada emosi orang yang lain. Sesaat systemiser lebih senang menganalisa ketentuan serta pola-pola sosial yang ada didunia. 

“Meskipun hasrat musik seorang dapat beralih setiap saat, kami temukan jika tingkat empati serta langkah berfikir dapat meramalkan type musik yang mereka gemari, ” papar ketua riset David Greenberg dari Cambridge University, Inggris, seperti diambil dari Daily Mail. 

Semenjak 10 tahun paling akhir, bagaimanakah hasrat musik seorang mencerminkan ciri-khasnya memanglah telah berubah menjadi perbincangan. Misalnya saja dalam beberapa riset tersingkap jika beberapa orang yang menyukai mencari pengalaman baru condong suka pada jenis musik blues, jazz, classic serta folk. Sedang orang yang perduli lingkungan hidup serta sosial, serta orang yang ramah lebih pilih musik pop, soundtrack film, lagu religi, soul, funk, elektronik serta dance. 

Kembali pada riset yang dikerjakan David serta timnya, studi dikerjakan melalui aplikasi Facebook, myPersonality. Beberapa simpatisan disuruh isi quesioner psikologi on-line. Lalu mereka disuruh kembali untuk dengarkan serta memfavoritkan 50 lagu yang ada, yang terdiri berubah menjadi 26 jenis musik. 

Hasil dari studi diketemukan, orang yang tingkat empatinya tinggi condong pilih musik-musik melankolis seperti R&B, soft rock, kontemporer serta lagu-lagu nostalgia. Mereka juga lebih suka pada musik yang bersahaja dari mulai country, folk, Euro pop serta tidak suka pada musik yang intensif seperti punk atau heavy metal. 

Dalam riset selanjutnya, di ketahui juga jika responden dengan tingkat empati tinggi suka pada musik tambah energi rendah. Yakni musik dengan tempo condong lambat, alunan perlahan, reflektif, sensual serta hangat. Berlainan dengan orang yang tingkat organisirnya tinggi, suka pada musik dengan daya tinggi, kuat, intensif serta mempunyai beberapa elemen keras. 

Dr Jason Rentfrow yang menulis riset itu berkomentar jika studi yang dikerjakan David serta timnya dapat berubah menjadi deskripsi, bagaimanakah musik mencerminkan diri seorang. “Musik merupakan bentuk ekspresi siapa kita sebenarnya dengan cara emosional, sosial serta kognitif, ” katanya. 

Bagaimanakah dengan pilihan musik Anda? Apakah Anda orang yang menyukai berempati atau ingin semua serba teratur dalam kehidupan?

No comments:

Post a Comment