Monday, July 30, 2018

Mengapa Harus Hindari Ngemil Buah Setelah Makan Besar, Ternyata Ini Alasannya

Mengapa Harus Hindari Ngemil Buah Setelah Makan Besar, Ternyata Ini Alasannya - Sesudah makan besar, umumnya kita akan mengakhirinya dengan memakan buah-buahan menjadi pencuci mulut. Tidak tahu itu pisang, pepaya, anggur atau jeruk. Nyatanya rutinitas ini punya potensi besar mengakibatkan kerusakan gigi. 

Mengapa Harus Hindari Ngemil Buah Setelah Makan Besar, Ternyata Ini Alasannya

Sejumlah besar buah-buahan memiliki kandungan gula. Buat gigi, gula merupakan ‘musuh besar’ terpenting bila tidak dibikin bersih pada malam harinya. Gula yang melekat pada permukaan gigi adalah ‘makanan’ buat bakteri didalam mulut. Saat gula bereaksi dengan bakteri, akan tercipta susunan asam yang dapat melemahkan enamel gigi serta mengikis mineral yang terpenting untuk memperkuat gigi, contohnya kalsium. Hal seperti ini dapat menyebabkan terjadinya gigi keropos, ringkih atau berlubang. 

Sebetulnya terbentuknya asam didalam mulut dapat dihindari oleh badan dengan produksi saliva atau air liur. Saliva berperan menetralisir pH atau keasaman didalam mulut serta kembalikan kembali mineral yang hilang sesudah makan. Akan tetapi proses ini belangsung lumayan lama, butuh 40 menit sampai saliva melapisi gigi serta gusi dengan prima untuk perlindungan. 

Bila sesudah makan besar Anda secara langsung konsumsi buah-buahan, jadi saliva tidak mempunyai cukuplah waktu untuk melakukan perbaikan terbentuknya asam yang dapat mengakibatkan kerusakan gigi. Bukan sekedar buah-buahan, teh manis juga dapat beresiko buat kesehatan gigi jika diminum saat makan atau dalam periode waktu sesaat sesudah makan. 

“Anda semestinya makan tidak lebih dari tiga atau 4x satu hari serta jauhi konsumsi makanan manis saat makan besar. Langkah tersebut dapat kurangi pembentukan asam yang menyerang enamel gigi, ” jelas Michaela ONeill, presiden British Society of Dental Hygiene and Terapi, seperti diambil dari Daily Mail. 

Bila Anda tidak dapat tinggalkan rutinitas ngemil sesudah makan siang atau malam, semestinya tidak pilih buah-buahan. Makanan berlemak malah lebih aman daripada buah. 

Anda dapat mengonsumsi kacang-kacangan atau keju. Makanan berlemak seperti keju tingkatkan produksi air liur hingga dapat menetralisir tingkat keasaman. Tetapi butuh diingat, karena condong berlemak serta kalori tinggi, batasi konsumsinya tidak lebih dari selembar keju cheddar. 

Makan permen, tentunya mesti dijauhi sekurang-kurangnya satu jam sesudah makan. Mengisap atau kunyah permen akan meningkatkan tingkat keasaman didalam mulut. Minuman manis juga memunculkan dampak negatif yang sama. Bila masih ingin meminumnya menjadi pelepas dahaga saat makan, minumlah memakai sedotan supaya kandungan asamnya tidak secara langsung tentang gigi.

No comments:

Post a Comment