Sunday, July 15, 2018

Mengerikan! Wanita Ini Menganggap Dirinya Telah Meninggal Karena Terkena Sindrom Langka

Mengerikan! Wanita Ini Menganggap Dirinya Telah Meninggal Karena Terkena Sindrom Langka - Masih tetap hidup, namun seperti telah mati? Hal itu yang dirasa Esme Weijun Wang.Esme tidak tengah dalam kondisi koma, bahkan juga dengan cara fisik tubuhnya sehat wal afiat.Tetapi karena sindrom langka, wanita asal San Fransisco ini sudah sempat terasa dianya sudah wafat. 

Mengerikan! Wanita Ini Menganggap Dirinya Telah Meninggal Karena Terkena Sindrom Langka

Peristiwa itu berjalan pada 2013, saat itu Esme memberi tahu suaminya jika dianya sudah wafat sebagian bln. kemarin. Yaitu waktu dia berkali-kali tidak sadarkan diri sepanjang sebagian jam dalam suatu penerbangan pesawat antar negara. 

Berminggu-minggu terasa linglung sesudah momen itu, Esme juga tiba pada suatu rangkuman jika dianya telah wafat.Kondisinya waktu itu dia anggap menjadi kehidupan sesudah ia mati. 

“Saya diyakinkan jika saya sudah wafat di penerbangan itu serta saya telah ada di kehidupan sesudah mati.Saat itu saya tidak mengetahuinya (jika saya masih tetap hidup), ” tutur Esme pada Washington Post, seperti diambil dari Women’s Health. 

Walau ‘sadar’ dianya tidak hidup didunia lagi, anehnya Esme tidak terasa sedih.Ia bahkan juga memandang kematiannya dapat membuatnya jadi orang yang sangat baik lagi di kehidupan selanjutnya.Sepanjang menduga ia wafat, Esme juga tidak rasakan emosi.Di satu waktu, wanita berumur 32 th. ini bahkan juga tidak bisa menggerakkan tubuhnya. 

“Saya mulai meyakini jika saya telah dalam keadaan meninggal, atau tengah ada di neraka.Saya coba mencari tahu apa kekeliruan yang sudah saya kerjakan hingga terjebak di kehidupan sesudah mati.Saya juga merunut kembali kehidupan sebelum saat saya wafat namun tidak merasa riil.Itu yang menyiksa saya, ” urai Esme. 

Untunglah, keadaan yang dihadapi Esme tidak berjalan lama.Pada 2014 ia pada akhirnya sadar dianya tidak betul-betul mati, bahkan juga ia dapat menulis essay mengenai pengalamannya itu yang dimuat dalam The Toast, website harian yang membahas artikel mengenai kejadian langka didunia. 

Kenal Sindrom Cotard 

Dengan cara ilmiah, keadaan yang dihadapi Esme dimaksud dengan sindrom Cotard.Masalah mental langka yang bikin penderitanya berfikir mereka sudah mati.Esme bukanlah orang pertama yang alami sindrom ini, semula juga diketemukan sebagian masalah sama. 

Menurut Pedro Morgado, M.D., Ph.D., seseorang psikiater di Hospital de Braga, Portugal yang memahami sindrom Cotard, penyakit ini cuma berlangsung pada kurang dari satu % orang yang menanggung derita depresi.Beberapa dokter belumlah tahu sebabnya, namun diduga keadaan ini sangatlah terkait dengan masalah mental lainnya seperti depresi, schizophrenia atau pada seorang yang alami trauma disebabkan cedera otak. 

Pada masalah Esme, ia didiagnosa menanggung derita schizoaffective di th. yang sama waktu peristiwa itu. Schizoaffective adalah salah satunya type masalah bipolar yang bikin penderitanya alami pergantian mood yang berlebihan serta mencolok. 

Orang yang menanggung derita sindrom Cotard tidak paham terdapat suatu yang hilang dari dianya –secara mental– hingga mereka betul-betul yakin sudah wafat.Sindrom ini dapat hilang dengan perlakuan yang pas dari dokter pakar. 

Keadaan Esme yang alami sindrom Cotard juga makin lama makin pulih dengan sendirinya.Tidaklah sampai dua bln., Esme sadar jika dianya belumlah wafat.

No comments:

Post a Comment