Wednesday, July 18, 2018

Niat Hati Ingin Nafas Wangi, Makan Permen Mint Malah Membuat Bau Mulut Lebih Parah

Niat Hati Ingin Nafas Wangi, Makan Permen Mint Malah Membuat Bau Mulut Lebih Parah - Waktu mulut terasanya berbau tidak enak, mengonsumsi permen mint umumnya dipandang seperti jalan keluar cepat serta praktis untuk bikin napas lebih fresh. Tetapi nyatanya sifatnya cuma sesaat. Mengulum permen mint malah punya potensi bikin bau mulut makin bertambah kronis. Mengapa dapat? 

Niat Hati Ingin Nafas Wangi, Makan Permen Mint Malah Membuat Bau Mulut Lebih Parah

Dokter bedah gigi Leong Hon Chiew menyampaikan jika seperti produk permen biasanya, umumnya permen mint tinggi kandungan gulanya. Makanan yang memiliki kandungan gula akan menyebabkan perkembangan bakteri yang dapat bikin mulut makin bertambah bau. 

Bila masih ingin makan permen mint untuk beri kesegaran napas –meskipun cuma sementara– Leong merekomendasikan untuk hindari mengkonsumsi permen mint sesudah makan malam. Sering sesudah makan malam serta mengulum permen, orang tidak minum air putih kurun waktu lama. 

“Karena mereka ingin perasaan fresh (dari permen mint) bertahan lebih lama. Namun itu malah bikin mulut serta tenggorokan kering serta merangsang perkembangan bakteri, ” tutur Leong, seperti diambil dari Men’s Health. 

Ganti permen mint bergula dengan produk yang memiliki loabel non-sugar juga tidak selamanya efisien. Xylitol, pemanis buatan yang umum dipakai dalam permen karet serta permen bebas gula memanglah bukan gula serta tidak menyebabkan rusaknya gigi separah produk memiliki kandungan gula. 

“Tapi masih berubah menjadi penyebab tumbuhnya bakteri, ” katanya. 

Beberapa produk ada juga yang memakai bahan perasa alami yakni minyak peppermint. Tetapi fungsinya sebatas menjadi penyegar napas. Bukanlah penghilang bau mulut karena tidak mempunyai property antibakteri. 

“Dalam banyak masalah, permen mint tidak mengakibatkan kerusakan gigi namun dapat bikin mulut yang awal kalinya telah punya masalah dengan halitosis (keadaan medis ada bau tidak enak yang tercium waktu hembuskan napas) makin bertambah kronis, ” lebih Leong. 

Lantas, apakah permen mint masih dapat dipakai untuk beri kesegaran napas jika mulut merasa tidak nyaman karena berbau? Pendapat Leong, bila memanglah kondisi mewajibkan Anda untuk mempunyai napas yang lebih fresh, contohnya karena ingin berjumpa client terpenting, wawancara kerja atau bersisihan dengan seorang, baiknya pakai oral strips. Yakni seperti permen berupa lembaran yang secara langsung mencair demikian dimasukkan dalam mulut. 

Oral strips cepat larut demikian terserang saliva serta kandungan gulanya juga tidak melekat sangat lama di mulut ataupun gigi. Oral strips juga cuma perlu waktu singkat untuk terserang kontak dengan lingkungan gigi serta mulut hingga peluang terjadinya rusaknya dapat diminimalkan. 

Jalan keluar terunggul untuk menahan bau mulut merupakan menggosok-gosok gigi beberapa waktu sesudah makan serta sebelum saat tidur. Lalu cukuplah minum air putih dengan cara berkala, janganlah dibiarkan mulut serta tenggorokan kering kurun waktu lama. 

“Air bersihkan sisa-sisa gula, makanan serta membasahi mulut dan tenggorokan, ” kata Leong yang mengatakan jika beberapa orang meremehkan minum air putih hingga terjadi bau mulut.

No comments:

Post a Comment