Friday, July 20, 2018

Pakaian Dalam Inovasi Baru, Tidak Perlu Gunakan Pembalut Waktu Menstruasi

Pakaian Dalam Inovasi Baru, Tidak Perlu Gunakan Pembalut Waktu Menstruasi - Waktu haid pasti berubah menjadi peristiwa yang kurang nyaman buat beberapa wanita. Tidak hanya karena nyeri dibagian perut, mereka juga kerap terasa risih serta ribet dengan penggunaan pembalut. Untuk mendatangkan perasaan ‘aman’ buat wanita yang tengah hadir bulan, suatu pengembangan didatangkan oleh Thinx. Merk baju dalam itu membuat produk yang sangat mungkin beberapa pemakai tidak menggunakan pembalut waktu menstruasi. 

Pakaian Dalam Inovasi Baru, Tidak Perlu Gunakan Pembalut Waktu Menstruasi

Brand asal New York, Amerika Serikat ini mengklaim bila baju dalamnya didatangkan dengan tehnologi yang bisa menukar manfaat pembalut. Produk itu bahkan juga dapat menyerap cairan 2x semakin banyak dari suatu tampon atau sama dengan lima sendok makan. 

Baju dalam ini dibuat oleh tiga wanita yang datang dari New York, AS. Mereka merupakan si kembar Miki serta Radha Agrawal dan seseorang rekan bernama Antonia Dunbar. Kurangnya pembalut di sejumlah negara, contohnya Uganda berubah menjadi ide dibalik terciptanya item ini. Thinx juga ingin tawarkan baju dalam cantik untuk wanita yang tengah hadir bulan. 

“Aku ingin merubah kebudayaan wanita waktu haid, serta tidak dengan memakai baju dalam nenek-nenek yang merasa seperti suatu popok, ” kata Miki pada Forbes diambil dari website Mirror. 

Walau diperlengkapi dengan tehnologi anti bocor, Thinx memang didatangkan dengan jenis seperti baju dalam umum. Desainnya bahkan juga dapat disebut cukuplah cantik serta di tawarkan dengan tiga pilihan. Pilihan itu diantaranya Thong untuk haid mudah, Cheeky untuk haid tengah, serta Hiphugger untuk haid berat. Ketiganya dapat dicuci serta digunakan berkali-kali. 

Penggunaan pembalut memang kerap memunculkan ketidaknyamanan yang membuat wanita enggan beraktivitas. Dengan kenakan produknya, Thinx mengharap supaya wanita dapat memilki peluang yang sama dalam menguber hari esok walau ‘dikarunia’ waktu menstruasi. 

“Dengan memikirkan kembali produk kebersihan wanita yang bisa menyiapkan support, kenyamanan, kepercaya diri serta perasaan tenang, kami ingin mengapus perasaan malu, memperdayakan wanita serta wanita muda di semua dunia, ” lebih Miki. 

Tidak hanya dengan tawarkan baju dalam anti bocor ini, Thinx juga mendonasikan sebagian keuntungan untuk organisasi AFRIpads supaya wanita muda Uganda dapat bebas pergi sekolah tanpa mencemaskan permasalahan menstruasi. Menurut website Metro, 11% gadis Uganda kerap bolos sekolah karena problema bulanan ini. 

Produk itu ditawaran dengan jangkauan harga Rp 320 ribu sampai Rp 460 ribu serta di jual cuma lewat website berbelanja on-line. Walau cukuplah mahal, baju dalam yang dibikin di Sri Lanka ini dapat meminimalkan pemakaian pembalut atau tampon serta memudahkan kegiatan.

No comments:

Post a Comment