Monday, July 16, 2018

Perhatikan! 6 Mitos Tentang Depresi Saat Melahirkan yang Dihadapi Hayden Panettiere

Perhatikan! 6 Mitos Tentang Depresi Saat Melahirkan yang Dihadapi Hayden Panettiere - Hayden Panettiere dengan cara mengagetkan mengakui pada umum, jika dianya sempat alami depresi saat melahirkan (postpartum depression -PPD) yang mewajibkan dianya dirawat di rehabilitasi. Dalam suatu wawancara tv bln. , aktris berumur 26 th. itu menyampaikan jika ada banyak orang yang memandang PPD atau baby blues tidak riil serta tidak sempat betul-betul berlangsung. 

Perhatikan! 6 Mitos Tentang Depresi Saat Melahirkan yang Dihadapi Hayden Panettiere

“Bahwa PPD ialah suatu yang dibuat dari pikiran sendiri, jika, ‘Oh, itu hanya hormon. ’ Mereka tidak perduli. Namun itu ialah suatu yang tidak dapat termonitor. Sangatlah menyakitkan serta menakutkan serta wanita butuh banyak support mental, ” papar Hayden, seperti diambil dari Women’s Health US. 

Apa yang disebutkan Hayden tidaklah isapan jempol belaka. PPD, banyak ibu baru yang merasakannya tetapi pandangan orang pada masalah mental saat melahirkan itu masih tetap sangatlah minim. Hal tersebut buat banyak muncul mitos masalah PPD serta baby blues yang sering salah, serta sebagian faktanya. 

1. Depresi Sesudah Melahirkan Itu Normal 
Sekitar 80 % ibu baru alami baby blues, yang diikuti dengan rasa sedih, stres serta geram karena kelahiran bayi. Baby blues umumnya cuma berjalan sebagian minggu sesudah melahirkan. Tetapi pada beberapa wanita, stres serta depresi dapat berkelanjutan serta makin kuat intensitasnya hingga merubah fungsinya menjadi wanita ataupun seseorang ibu sampai berkembang berubah menjadi PPD yang membutuhkan perlakuan dokter. 

2. Cuma Ibu yang Alami PPD 
Depresi mungkin dihadapi tiap-tiap orang-tua yang baru mempunyai anak. Jadi bukan sekedar ibu, bapak baru juga punya potensi menanggung derita PPD. Studi yang diterbitkan dalam Journal of the American Medical Association temukan terdapat 10 % pria yang alami prenatal atau PPD. Umumnya PPD baru dihadapi beberapa bapak baru seputar tiga sampai enam bln. sesudah kelahiran bayi. 

3. Tanda-tanda PPD Nampak 3 Bln. Pertama Saat Kelahiran 
Tidak selamanya. The Lancet Psychiatry merilis hasil riset jika wanita dapat juga alami depresi bahkan juga waktu bayi masih tetap ada di kandungan. Terdapat juga wanita yang alami PPD sampai satu tahun sesudah kelahiran bayi. 

4. Wanita dengan PPD Menangis Tiap-tiap Waktu 
Air mata hanya diantara tanda-tanda PPD, namun depresi dapat juga nampak berbentuk lainnya yang mungkin saja tidak secara langsung dimengerti orang yang lain. Gejala-gejala PPD ialah hilangnya nafsu makan, sulit tidur, gelisah, terserang serangan cemas, susah konsentrasi atau tetap terasa kekurangan. 

5. PPD, Sinyal Wanita Lemah 
Alami depresi saat melahirkan bukanlah bermakna ia wanita yang lemah atau belumlah siap berubah menjadi ibu. Banyak aspek yang melatari terjadinya PPD serta beberapa datang dari keadaan biologis. Seperti hormon estrogen serta progesterone yang turun mencolok, kurang tidur karena mesti menyusui serta ganti popok setiap saat serta terpengaruhnya stabilitas emosional. 

6. Tiap-tiap Kehamilan serta Kelahiran akan Menyebabkan PPD 
Tidak tiap-tiap wanita akan alami baby blues atau PPD sesudah melahirkan. Tetapi wanita yang sempat depresi di kelahiran anak pertama, punya potensi alami PPD di kelahiran-kelahiran selanjutnya. American Psychological Association melaunching data jika seputar 41 % wanita yang sempat menanggung derita PPD akan merasakannya kembali, tetapi dengan keadaan mental yang lebih siap serta umumnya tidak separah dibanding yang pertama.

No comments:

Post a Comment