Tuesday, July 17, 2018

Perlu Anda Pahami, Kondisi Kesehatan yang Butuh Diawasi Setelah Umur 20 Tahun

Perlu Anda Pahami, Kondisi Kesehatan yang Butuh Diawasi Setelah Umur 20 Tahun - Umur 20-an tahun merupakan waktu dimana badan ada pada keadaan sangat bugar. Baik kesehatan organ dalam, kulit ataupun reproduksi. Jadi sedikit pria serta wanita di umur 25 tahun ke atas yang memeriksakan kesehatan dengan cara teratur, terkecuali terdapat yang dirasakan sakit yang dirasa pada badan. 

Perlu Anda Pahami, Kondisi Kesehatan yang Butuh Diawasi Setelah Umur 20 Tahun

“Selama pria terasa badannya sehat, berat badannya konstan, tidak alami sakit berkelanjutan, dapat bertindak baik dalam pekerjaan, jalinan asmara ataupun meyelesaikan pekerjaan didalam rumah, jadi keseluruhannya mereka tak perlu kontrol ke dokter. Begitupun dengan wanita, walau mereka semestinya teratur kontrol ke ginekolog untuk Pap smears atau teliti payudara, ” jelas Dr. Ted Epperly dari American Academy of Family Physicians, seperti diambil dari Sun Sentinel. 

Tetapi bukanlah bermakna mereka yang ada di umur 20 tahunan bebas benar-benar dari masalah kesehatan. Temuan dari Kementerian Kesehatan Republik Indonesia yang dimuat dalam Buletin Jendela Data serta Info Kesehatan pada 2012 tunjukkan ada penambahan resiko kematian disebabkan penyakit tidak menyebar (PTM) di Indonesia sampai 59, 5 % dalam kurun waktu 12 tahun. 

Data WHO tunjukkan jika dari 57 juta kematian yang berlangsung didunia pada 2008, hampir dua pertiganya dikarenakan oleh PTM. Menurut WHO lagi, kematian disebabkan PTM diprediksikan selalu bertambah. Beberapa sebabnya diantaranya kanker, penyakit jantung, stroke serta diabetes. Lantas pada 2030, diprediksikan kenaikan kematian disebabkan PTM sampai 9 juta bila dibanding dengan sekarang ini. 

Salah satu sebabnya merupakan kesadaran akan pola hidup sehat yang semakin menyusut. Rutinitas merokok, mengkonsumsi alkohol terlalu berlebih, sangat repot dengan pekerjaan hingga lupa makan serta stres, kurang berolahraga serta minimnya mendapat info mengenai diet sehat turut menyebabkan kematian di umur muda disebabkan PTM. Ini beberapa penyakit serta masalah kesehatan yang dapat menyerang di umur 20 sampai 30 tahun, yang pantas Anda cermati : 

1. Depresi 
Mereka yang ada di awal-awal umur masak cukuplah rawan terserang masalah kesehatan mental, serta umumnya berlangsung di umur 24 tahun ke atas. Sekarang ini depresi berubah menjadi permasalahan yang cukuplah banyak didapati di umur muda. Sekitar 11 % depresi dihadapi wanita umur muda, serta enam % menyerang pria muda. 

2. Hipertensi serta Kolesterol 
Sekitar tiga % orang di umur muda mendekati dewasa alami desakan darah tinggi atau hipertensi. National Kolesterol Education Program merekomendasikan, orang dewasa berumur 20 tahun ke atas baiknya lakukan kontrol cholesterol tiap-tiap lima tahun sekali. Lebih awal hipertensi diatasi, resiko terserang serangan jantung serta stroke juga lebih kecil. 

3. Kanker 
Pola hidup tidak sehat seperti merokok, kerap makan junk food serta kurang berolahraga berubah menjadi salah satu pemicu munculnya kanker. Jadi sangatlah terpenting untuk memperhatikan apa yang Anda mengkonsumsi serta aktivitas keseharian pada umur 20 tahun ke atas. Berhenti merokok, kurangi minum alkohol serta melakukan diet sehat merupakan kunci supaya terlepas dari penyakit membahayakan. Menurut Holly Trandel dari Robert H. Lurie Comprehensive Cancer Center di Northwestern University, melatih hidup sehat dapat kurangi resiko terserang kanker di lanjut usia. 

4. Osteoporosis 
Kepadatan tulang seorang, terutamanya wanita sangatlah bagus mendekati serta di awal-awal umur 20 tahun. Bersamaan menambahnya umur, tulang jadi lebih rawan alami pengeroposan atau osteoporosis, serta lebih kronis lagi waktu Anda berumur 30-an tahun. Oleh karena itu Felicia Cosman, MD, direktur klinis dari National Osteoporosis Foundation merekomendasikan untuk melindungi kesehatan tulang semenjak awal. 

Semakin banyak massa tulang yang Anda punyai di umur muda, semakin lebih sehat juga tulang Anda dalam 10 tahun ke depan serta resiko osteporosis juga menyusut. Salah satu triknya dengan rajin olahraga. Dr. Ted merekomendasikan untuk olahraga sekurang-kurangnya 30 menit /hari, lima kali satu minggu. 

5. Diabetes 
Aktivitas yang padat bikin orang tidak memperhatikan konsumsi nutrisi. Makanan cepat saji yang miskin nutrisi tetapi tinggi kalori sering berubah menjadi pilihan untuk sebatas mengenyangkan perut serta beberapa memiliki kandungan karbohidrat tinggi. Sangat banyak konsumsi karbohidrat serta gula dapat tingkatkan resiko diabetes di umur muda. Diluar itu diabetes juga dipicu oleh waktu tidur yang tidak teratur serta minimnya berolahraga.

No comments:

Post a Comment