Tuesday, July 31, 2018

Stop Pemakaian Cotton Bud Untuk Bersihkan Telinga! Ini Triknya yang Benar Dan Tepat

Stop Pemakaian Cotton Bud Untuk Bersihkan Telinga! Ini Triknya yang Benar Dan Tepat - Orang biasanya bersihkan kotoran telinga memakai cotton bud atau stick spesial pembersih telinga. Rutinitas mengorek memakai cotton bud atau piranti keras nyatanya malah beresiko jelek buat kesehatan telinga serta punya potensi mengakibatkan kerusakan gendang telinga yang dapat kurangi pendengaran. 

Stop Pemakaian Cotton Bud Untuk Bersihkan Telinga! Ini Triknya yang Benar Dan Tepat

Cairan berwarna kekuningan yang sering muncul waktu Anda mengoreknya dengan cotton bud kerap dimaksud dengan earwax atau tahi telinga. Cairan itu tercipta dari kombinasi cerumen –kelenjar minyak yang di produksi badan untuk melindungi kelembapan kulit– serta beberapa sel kulit mati. Telinga Anda sebetulnya dapat bersihkan dianya dengan menggerakkan kotoran telinga keluar dari lubang. 

Saat Anda membersihkannya dengan cotton bud atau kapas, dapat mengganggu proses pembersihan kotoran serta malah membuat kotoran makin bertambah banyak. Ditambah lagi, mengorek lubang telinga memakai cotton bud akan menggerakkan kotoran lebih ke hingga menyebabkan penimbunan. Mengakibatkan, kotoran jadi mengeras serta menyumbat lubang telinga. Pada keadaan ini kotoran juga mesti di keluarkan dengan pertolongan dokter. 

Pembersihan memakai cara ear candling (memakai panas lilin) juga bukan jalan keluar yang pas. Begitupun dengan semprotan telinga atau air. Pakar kesehatan telinga dari Rumah Sakit Mount Sinai, Ana Kim, M. D., menuturkan ear candling dikerjakan dengan tempatkan lilin cekung serta berongga pas diatas lubang telinga. Lilin dinyalakan, serta panas dari lilin diinginkan dapat mengisap kotoran keluar dari telinga. Akan tetapi diterangkan Ana, panas dari lilin punya potensi membakar gendang telinga. 

“Ada peluang bekas cairan lilin ketinggalan di telinga serta justru lebih memunculkan permasalahan, ” papar Maria Suurna, M. D., asisten profesor kesehatan telinga di Weill Cornell Medical College, seperti diambil dari Women’s Health USA. 

Lantas apakah yang dapat dikerjakan untuk bersihkan kotoran telinga? Seperti yang sudah diterangkan awal mulanya, telinga manusia didesain untuk dapat bersihkan dianya. Anda bisa saja masih memakai cotton bud, demikian kotoran telinga sudah keluar dengan sendirinya, cukuplah membersihkan di dekat lubang telinga tetapi jangan pernah masuk atau mengorek sampai dalam. 

Pilihan lainnya merupakan memakai obat tetes telinga yang memiliki kandungan hydrogen peroxide. Zat ini akan membuat kotoran telinga lebih encer hingga ringan di keluarkan cukup dengan memiringkan kepala. Dianjurkan tuangkan satu sampai dua tetes cairan hydrogen peroxide 10 menit sebelum mandi. Akan tetapi semestinya tidak terus-terusan, cukuplah sebulan sekali serta tanyakan terlebih dulu dengan dokter THT supaya lebih aman. 

Sel kulit mati yang mengelupas didalam telinga kadang dapat juga mengganggu tampilan serta tampak tidak bersih. Anda dapat menghilangkan penampakan kulit kering pada telinga yang tampak bersisik dengan meneteskan mineral oil di seputar lubang telinga untuk menolong melembabkannya. “Seperti menggunakan pelembab untuk kulit badan, ” tutur Maria. 

Bila Anda sempat memiliki masalah dengan telinga, contohnya sempat lakukan penyembuhan THT atau operasi di seputar daerah telinga jadi janganlah sesekali bersihkan sisi dalamnya. Cukuplah membersihkan sisi luar memakai handuk basah. Pembersihan semestinya dikerjakan oleh dokter pakar. Datangi dokter spesialis THT Anda dengan berkala sekurang-kurangnya enam bulan sekali.

No comments:

Post a Comment