Tuesday, July 17, 2018

Wow! Demam Orang Dewasa yang Hobi Mewarnai, Buku Gambar Sekarang Laris Manis

Wow! Demam Orang Dewasa yang Hobi Mewarnai, Buku Gambar Sekarang Laris Manis - Memberi warna buku gambar sekarang tengah trend di kelompok orang dewasa, terutamanya wanita. Buku-buku memberi warna juga laku manis di website berbelanja on-line. Beberapa bulan paling akhir, persisnya April 2015, dua dari daftar buku terlaris di Amazon merupakan buku memberi warna. 

Wow! Demam Orang Dewasa yang Hobi Mewarnai, Buku Gambar Sekarang Laris Manis

Hal sama juga berlangsung di Booktopia, toko buku on-line paling besar di Australia. Menurut Head of Product serta Chief Buyer Booktopia John Purcell, penjualan buku memberi warna untuk orang saat ini bertambah tajam semenjak di pasarkan pada Maret 2015. 

Pada Business Insider, John menyampaikan jika sekarang Booktopia sudah memasok beberapa ratus eksemplar buku memberi warna. Dalam satu bulan, toko buku on-line itu dapat jual sampai beberapa puluh ribu buku sekarang ini. 

“Penjualan di tahun lantas bahkan juga tidaklah ada. Jadi terdapat penambahan prosentase yang sangatlah, sangatlah besar disini, ” tutur John. 

Dia memberikan sekarang hampir semuanya perusahaan penerbit, baik besar atau kecil bikin buku memberi warna spesial dewasa. John juga memperkirakan jika hoby memberi warna buku gambar ini akan berjalan lumayan lama, bukanlah sebatas trend yang ‘numpang lewat’. 

“Saya tidak lihat trend ini akan cepat berlalu. Kan terdapat Natal, berlibur musim panas. Di Prancis, asal mula mengembangnya trend ini, bertahan sampai tiga tahun. Jadi mungkin saja kita tetap akan mengulas buku memberi warna ini sampai 2018! ” katanya. 

Mengapa jadi booming? Memberi warna buku gambar disebut-sebut mempunyai dampak therapy yang cukuplah berarti. Konsentrasi pada satu hal yang tidak terkait dengan pekerjaan kantor atau pekerjaan rumah tangga akan bikin pikiran lebih relaks bahkan juga terdapat juga yang mengklaim dapat berubah menjadi media untuk meditasi. 

Menurut Joel Pearson, pengajar di School of Psychology University of New South Wales, dengan cara ilmiah memberi warna buku gambar memanglah terdapat faedahnya. Kegiatan itu dapat berubah menjadi pelepas stres, sama hal nya seperti waktu bermain game Tetris, bikin keramik dari tanah liat atau plasticine (lilin mainan). 

“Saat memberi warna Anda mesti kerjakan pekerjaan yang cukuplah menantang, namun tidaklah sampai bikin kerepotan… Aktivitas ini repetitif namun Anda tidak berubah menjadi jemu, ” jelas John. 

Trend memberi warna buku gambar ini bermula dari Johanna Basford, seseorang ilustrator asal Inggris yang tuangkan hoby menggambarnya supaya lebih relaks. Pada 2013, ia melaunching buku memberi warna bertopik ‘Secret Garden’. Tidak disangka-sangka, buku yang di jual seharga USD 20 atau seputar Rp 295 beberapa ribu itu sukses di market. Pada Januari 2015, bukunya sudah terjual satu juta eksemplar serta ditranslate ke 14 bhs di semua dunia.

No comments:

Post a Comment