Friday, July 27, 2018

Yuk Terapkan, Gaya Hidup Sehat Ini untuk Kurangi Resiko Kanker Payudara

Yuk Terapkan, Gaya Hidup Sehat Ini untuk Kurangi Resiko Kanker Payudara - Kanker payudara jadi salah satunya penyakit yang sangat ditakuti terpenting buat kelompok wanita. Menurut World Cancer Report, kanker payudara adalah type kanker seringkali diketemukan pada satu dari lima wanita didunia. 

Yuk Terapkan, Gaya Hidup Sehat Ini untuk Kurangi Resiko Kanker Payudara

Sesaat berdasar pada data di Kementerian Kesehatan, dari banyaknya kanker yang menyerang masyarakat Indonesia, kanker serviks serta payudara tertinggi kasusnya di semua rumah sakit. Baik disaksikan dari sisi terjangkitnya ataupun dari pojok angka kematian. 

Pemicu kanker payudara biasanya disangka karena aspek keturunan. Akan tetapi beberapa riset mengutarakan jika aspek genetik cuma ‘menyumbang’ 5-10 % dari semua masalah kanker yang ada. Berarti, penyebab kanker lebih dikarenakan oleh aspek external seperti diet serta pola hidup tidak sehat. 

Dengan ikuti pola hidup sehat, jadi dapat kurangi resiko terserang kanker dengan cara berarti. Ini selangkah yang dapat dikerjakan wanita untuk terlepas dari ancaman kanker payudara, seperti diambil dari Female First. 

1. Masih Aktif 
Beberapa periset di Oxford University, Inggris temukan jika teratur fitnes dengan intensitas tengah serta tinggi sepanjang 4-7 jam satu minggu dapat turunkan resiko terserang kanker payudara. Riset tunjukkan jika wanita paruh baya yang meluangkan olahraga sehari-hari, resiko menanggung derita kanker payudara menyusut dengan cara berarti daripada wanita yang tidak aktif. Cukup hanya kegiatan fisik sepanjang 30 menit /hari, seperti main squash, jogging atau bersepeda statis dapat kurangi resiko sampai 21 %. 

Alasannya, olahraga dapat menahan Anda dari kegemukan serta obesitas. Berdasar pada riset, wanita dengan obesitas condong lebih rawan terserang kanker sampai 50 % daripada wanita dengan indeks massa badan normal. 

2. Berhenti Merokok 
Merokok bukan sekedar tingkatkan resiko kanker paru-paru serta mulut, tetapi juga kanker payudara. Resiko tambah tinggi pada remaja wanita, wanita di umur mendekati menopause serta wanita yang merokok sebelum mempunyai anak pertamanya. Kenyataan ini didapatkan sesudah beberapa periset di American Cancer Society temukan ada penambahan masalah kanker payudara pada wanita perokok. 

Mia Gaudet, PhD, direktur pengetahuan genetik di American Cancer Society menjelaskan, jaringan payudara biasanya belumlah tercipta prima sebelum wanita hamil serta melahirkan anak pertamanya. Hal seperti ini juga laku pada remaja wanita yang tengah dalam waktu perkembangan. Hingga payudara lebih peka pada dampak mengakibatkan kerusakan dari rokok serta menyebabkan perkembangan sel yang tidak normal di ruang payudara. 

3. Kurangi Mengkonsumsi Daging Merah 
Alur makan jadi salah satunya aspek pemicu paling besar dalam masalah kanker, seputar 30 sampai 40 %. Terus-terusan konsumsi daging merah kerap dikaitkan menjadi pemicu meningkatnya resiko kanker payudara. Riset tunjukkan, wanita yang kurangi mengkonsumsi daging merah serta menggantinya dengan sumber protein lainnya seperti ayam, ikan serta kacang-kacangan resiko terserang kanker payudaranya menyusut. 

Anda bisa saja masih konsumsi daging merah akan tetapi batasi cuma optimal dua minggu atau sebulan sekali. Pilih daging yang tidak memiliki kandungan lemak serta memperbanyak makan sayuran berdaun hijau yang mempunyai agen-agen anti-oksidan pencegah kanker. 

4. Cukupi Konsumsi Vitamin 
Resiko terserang kanker payudara tambah tinggi pada wanita yang kandungan vitamin D serta lycopene dalam tubuhnya rendah. Lycopene adalah type anti-oksidan yang ada pada buah serta sayur berwarna merah atau oranye seperti wortel. Manfaat anti-oksidan ini merupakan melawan radikal bebas dari lingkungan luar yang dapat mengakibatkan kerusakan beberapa sel badan. Cukupi konsumsi vitamin serta anti-oksidan dengan perbanyak mengkonsumsi sayuran serta buah beberapa warna, karena tiap-tiap warna memiliki kandungan type anti-oksidan dengan manfaat berlainan dari mulai menahan kanker, melindungi kesehatan kulit, dan lain-lain.

No comments:

Post a Comment