Saturday, August 4, 2018

Apakah benar Air Rebusan Daun Sirih Bisa Mengatasi Keputihan? Ini Menurut Pakar Kesehatan

Apakah benar Air Rebusan Daun Sirih Bisa Mengatasi Keputihan? Ini Menurut Pakar Kesehatan - Bicara mengenai keputihan, hampir tiap-tiap wanita tentu sempat merasakannya. Sangat banyak beberapa masalah sebagai pemicu utama dari keputihan, seperti kegiatan keseharian, aspek lingkungan, efek psikologis sampai permasalahan kesuburan. 

Apakah benar Air Rebusan Daun Sirih Bisa Mengatasi Keputihan? Ini Menurut Pakar Kesehatan

Keputihan adalah hal biasa yang banyak didapati dalam penduduk terutamanya wanita karena ada beberapa aspek-aspek di dalamnya. Oleh karenanya, banyak didapati mitos-mitos yang tersebar sekitar keputihan. Mitos itu mungkin dibetulkan oleh beberapa pakar akan tetapi ada pula beberapa mitos yang sebetulnya tidak pas. 

Salah satunya mitos mengenai keputihan yang seringkali dibicarakan merupakan menyembuhkan keputihan dengan air rebusan daun sirih. Apa mitos itu benar? Menurut Dr. M. Rezha Faisal, SpOG yang disebut spesialis kebidanan serta penyakit kandungan, air rebusan daun sirih memiliki karakter anti bakteri. 

Jika dipakai dalam keadaan yang pas, mungkin menolong membunuh kuman-kuman pemicu keputihan, seperti bakteri, jamur, virus serta parasit atau protozoa. Akan tetapi seringkali, pemakaian daun sirih yang di jual menjadi pembersih kewanitaan tidak pas serta dapat memunculkan kerugian. 

Didalam vagina ada bakteri bernama lactobacillus. Umumnya dari bakteri ini berbentuk umum serta tidak membahayakan buat kesehatan. Dalam manusia, bakteri ini bisa diketemukan didalam vagina. Kuman lactobacillus ini berperan untuk mengatur keasaman atau pH pada vagina. Wajarnya, tingkat keasaman atau pH pada vagina sekitar pada 3 atau 4. 

“Tingkat atau situasi asam ini menguntungkan. Jika ada bakteri atau kuman dari luar yang sifatnya negatif atau mengganggu, kuman ini akan mati terserang asam vagina, ” jelas Dr. M. Rezha Faisal, SpOG saat didapati Wolipop, Rabu (27/08/2014) di kediamannya di Bekasi. 

Walau memakai air rebusan daun sirih disarankan, akan tetapi Dr. Rizal merekomendasikan supaya tidak memakainya terus-terusan. Pakailah saat keputihan telah terlalu berlebih, gatal serta merasa panas. Bila vagina terus-terusan terkena dengan air rebusan daun sirih, karena itu dapat beresiko jelek karena akan membunuh bakteri lactobacillus yang sebetulnya tidak membahayakan. Mengakibatkan, keasaman vagina jadi beralih serta terganggu. 

Yang perlu untuk diketahui, keputihan dalam keadaan normal adalah proses alami yang tidak dapat pulih karena akan berjalan dengan sendirinya. Jadi, saat keputihan itu normal karena itu tak perlu di kuatirkan. 

“Setiap wanita memiliki siklus hormonal. Jadi keputihan itu tentu ada serta tak perlu terasa takut serta tak perlu diobati, ” papar dokter yang memiliki hoby travelling ini. Tapi demikian sebaliknya, jika keputihan yang tidak normal memang seharusnya dikasihkan perlakuan yang spesial. Jika dilewatkan, infeksinya dapat menebar pada organ yang lain. 

“Kalau keputihan awal umumnya cuma infeksi di mulut rahim atau pada dinding vagina. Tapi kalaupun telah berkembang, infeksinya dapat merambat ke dinding rahim serta menebar sampai ke aliran telur, ” tuturnya lagi. 

Kondisi semacam ini akan membuat proses pengobatan lebih susah. Jika infeksi cukup sudah kronis, karena itu semestinya tanyakan ke dokter. Umumnya dokter akan memberi antibiotik yang diminum dengan ukuran dosis yang tambah tinggi. Keputihan yang tidak lumrah dapat juga sembuh lewat cara pembedahan atau operasi.

No comments:

Post a Comment