Tuesday, August 7, 2018

Awas! Peminum Alkohol Berisiko Terserang Kanker Kulit Sampai 55 %

Awas! Peminum Alkohol Berisiko Terserang Kanker Kulit Sampai 55 % - Peminum alkohol pantas siaga dengan kesehatan kulitnya. Menurut riset paling baru, konsumsi minuman mengandung alkohol dengan teratur dapat tingkatkan resiko terserang melanoma, salah satunya type kanker kulit ganas. 

Awas! Peminum Alkohol Berisiko Terserang Kanker Kulit Sampai 55 %

Orang yang minum alkohol satu gelas satu hari, risikonya 10 % tambah tinggi menanggung derita kanker kulit dibanding mereka yang cuma minum kadang-kadang. Contohnya ketika pesta saja atau jamuan meeting dengan client. 

Sesaat peminum yang konsumsi alkohol tiga gelas dalam satu hari, risikonya dapat tambah tinggi lagi, yakni sampai 18 %. Riset itu mencatat, makin banyak jumlahnya mengkonsumsi alkohol per harinya karena itu resiko terserang melanoma juga semakin bertambah. 

Pada peminum yang konsumsi sekurang-kurangnya empat gelas satu hari, risikonya tambah tinggi sampai 55 %. Satu gelas dihitung memiliki kandungan 12, 5 gr alkohol baik pada satu gelas wine ataupun pada 1/2 liter bir. 

Mengkonsumsi alkohol dapat tingkatkan resiko kanker kulit, karena membuat orang jadi lebih asal-asalan waktu membuat perlindungan dianya (terpenting kulit) dari paparan cahaya matahari (karena mabuk). Alkohol juga mengakibatkan pergantian biologis yang membuat kulit lebih peka pada sinar serta jadi memperburuk dampak negatif dari paparan cahaya ultraviolet. 
Keterangan tentu bagaimana mengkonsumsi alkohol dapat tingkatkan perubahan sel kanker kulit belumlah seutuhnya dipahami, akan tetapi beberapa periset meyakini kandungan ethanol pada alkohol yang menjadi senyawa kimia acetaldehyde sesudah diminum jadi salah satunya pemicunya. 

Seperti diambil dari Daily Mail, acetaldehyde dapat bereaksi seperti ‘photosensitiser’, yakni membuat kulit lebih peka pada sinar. Photosensitiser akan membuahkan molekul yang dimaksud ‘reactive oxygen species’ yang mengakibatkan kerusakan beberapa sel, hingga mengakibatkan kanker kulit. 

“Ditambah dampak jelek cahaya UV, minum alkohol dapat mengganggu potensi badan dalam menghasilkan skema imun yang normal. Keadaan ini dapat menyebabkan rusaknya sel yang semakin besar serta mengakibatkan terbentuknya beberapa sel kanker kulit. Studi ini mempunyai tujuan tahu sejauh manakah mengkonsumsi alkohol dapat tingkatkan resiko melanoma. Kami berharap dengan tahu kenyataan ini, orang semakin lebih siaga membuat perlindungan dianya dari matahari, ” tutur Dr Eva Negri yang menulis riset itu. 

Professor Chris Bunker, presiden British Association of Dermatologist memberikan, kanker kulit adalah type kanker yang sangat banyak berlangsung pada penduduk Eropa terpenting Inggris. Serta melanoma, adalah type kanker kulit sangat mematikan. 

“Kami tetap mengingatkan orang untuk waspada pada cahaya matahari serta mengawasi kulit mereka. Karenanya ada riset ini karena itu diinginkan kewaspadaan mereka akan kanker kulit makin bertambah, ” katanya. 

Hasil studi itu sudah diterbitkan dalam British Journal of Dermatology. Riset dikerjakan pada 6. 200 pasien yang alami melanoma.

No comments:

Post a Comment