Thursday, August 2, 2018

Dokter IPB Ini Teliti Manfaat Daun Katuk untuk Hindari Kanker Payudara

Dokter IPB Ini Teliti Manfaat Daun Katuk untuk Hindari Kanker Payudara - Daun katuk sudah diakui wanita Indonesia menjadi konsumsi yang bisa perbanyak produksi Air Susu Ibu (ASI). Tidak cuma di proses menjadi konsumsi sayur-mayur, daun katuk juga sudah diekstrak ke dalam kapsul untuk memudahkan beberapa ibu menyusui. 

Dokter IPB Ini Teliti Manfaat Daun Katuk untuk Hindari Kanker Payudara

Sampai kini, sayur bernama ilmiah Sauropus Androgynus itu memang lebih konsentrasi di kembangkan menjadi bahan peningkat produksi ASI serta pendorong laktasi. Akan tetapi belumlah ada yang mempelajari mengenai manfaat sayur asal Indonesia itu menjadi pencegah kanker payudara. Hal itu akan dicoba diinvestigasi oleh Drh. ? Fitriya Nur Annisa Dewi, PhD?. 

Fitriya adalah peraih penghargaan For Women In Science Nasional 2014 yang diselenggarakan oleh L’Oreal bersama dengan Komisi Nasional Indonesia untuk UNESCO. Karena proposal penelitiannya yang fokus pada pengkajian katuk menjadi pencegah kanker payudara, wanita 32 tahun itu sukses menang dalam kelompok life science. 

“Sungguh ini penghargaan yang bermakna buat beberapa periset muda Indonesia untuk berkarya, ” papar Fitriya waktu pemberian penghargaan dari L’Oreal padanya di Direktorat Jendral Pendidikan Tinggi, Senayan, Jakarta Selatan, Selasa (14/10/2014). Dengan dua pemenang For Women In Science Nasional yang lain, Fitriya juga memiliki hak memperoleh beasiswa sebesar Rp 80 juta. 

? Inspirasi awal riset katuk menjadi bahan mungkin untuk mencegah kanker pada sel epitel kelenjar susu ini merupakan karena kandungan kaempferol yang ada didalam sayuran hijau itu. Kaempferol sendiri adalah flavonol alami yang mempunyai keserupaan susunan dengan estrogen (hormon seksual wanita). Berdasar pada riset awal mulanya, kaempferol di ketahui dapat menyatu dengan reseptor estrogen dan menggerakkan dampak agonis ataupun antagonis dari estrogen. Lewat penemuan epidiomedikal, flavonol sempat juga dibuktikan mempunyai keterikatan dengan penurunan resiko kanker payudara. 

Berdasar pada riset-riset awal mulanya yang menjanjikan, periset asal Institut Pertanian Bogor (IPB) itu ingin menunjukkan dengan ilmiah dampak ekstrak kaempferol dari katuk dengan selanjutnya. Riset difokuskan pada pada sel epital kelenjar susu normal menjadi pencegah kanker payudara, yang disebut penyakit membahayakan paling besar untuk wanita. ? Proposal ini akan selekasnya dilakukan tindakan menjadi riset utuh yang akan dikerjakan di IPB.

No comments:

Post a Comment