Thursday, August 2, 2018

Fakta Atau Mitos 15 Hal Mengenai Tidur yang Nyatanya Tidak Benar

Fakta Atau Mitos 15 Hal Mengenai Tidur yang Nyatanya Tidak Benar - Tidak dikit mitos-mitos yang berkembang di penduduk mengenai kesehatan, termasuk juga mengenai tidur. Beberapa pengakuan yang tidak benar tentang tidur ini seringkali menyesatkan sejumah orang yang mempercayainya. Supaya Anda tidak tertipu dengan kenyataan yang nyatanya salah, beberapa pakar juga sudah menghimpun bermacam mitos untuk diluruskan. Tersebut lima kenyataan di balik mitos mengenai tidur yang tidak butuh diakui, diambil dari ABC Australia : 

Fakta Atau Mitos 15 Hal Mengenai Tidur yang Nyatanya Tidak Benar

1. Mengkalkulasi Domba Buat Cepat Tidur 
Mengkalkulasi domba sering di ajarkan menjadi obat insomnia semenjak kita kecil. Inspirasi di balik langkah tersebut yaitu dengan mengimaginasikan suatu yang menentramkan akan membuat tidur lebih cepat. Tehnik itu juga belumlah sempat dibuktikan dengan riset. Ampuhkah sebetulnya langkah tersebut? 

Menurut psikolog tidur Australia, Dianne Ricards langkah tersebut dapat ampuh, juga bisa tidak. Hal itu karena ketidaksamaan penerimaan mengenai suatu yang dipandang menentramkan dapat berlainan untuk tiap-tiap orang. Karena mungkin saja mengkalkulasi merupakan suatu yang membuat stress berdasar pada pengalaman seorang akan tetapi untuk tidak orang yang lain. 

Nyatanya mengkalkulasi domba juga dapat mengakibatkan istirahat makin susah. Karena otak Anda akan terasa jemu waktu mengkalkulasi lalu lebih pilih pikirkan persoalan-persoalan yang buat lebih sulit tertidur. 

2. Orang yang Bangun Pagi Lebih Sehat 
Tidak dikit orang yang mengkaitkan bangun pagi dengan kesehatan. Akan tetapi pakar tidur Dr. Keith Wong membantahnya dengan mengatakan jika orang yang bangun pagi belumlah pasti lebih sehat. Hal itu diutarakan berdasar pada hasil riset yang menunjukkan bila tidak ada faedah bermakna dari bangun pagi. Penelitian ini dikerjakan pada 1998 serta dipublikasi di British Medical Journal. 

Berlainan dengan waktu bangun tidur, jumlahnya waktu tidur tentunya terpenting buat kesehatan. Kurang tidur sudah di ketahui menjadi pemicu berkurangnya imun badan. Dampak periode panjangnya juga cukuplah beresiko, yaitu bisa menyebabkan penyakit hati sampai diabetes. 

3. Kurang Tidur Percepat Kematian 
Pengakuan diatas tentunya kurang pas. Yang benar merupakan kurang tidur bisa tingkatkan kemungkinan wafat dengan mendadak. 

Periset tidur, Dr Nathaniel Marshall juga menyampaikan bila kurang tidur tidak mempunyai dampak mematikan walau memang membahayakan. “Orang dapat lakukan hal yang bodoh serta membawa mereka pada kondisi yang meneror saat mereka kurang tidur, ” katanya. 

4. Seorang yang Tidak Dapat Bangun Pagi, Tidak Akan Dapat Bangun Pagi 
Kegiatan rutin tidur bukan adalah suatu yang permanen atau berbentuk alami penurunan. Akan tetapi dilatarbelakangi oleh rutinitas. 

Lantas bagaimana triknya untuk akan memutus rutinitas bangun siang? Dr. Keith Wong merekomendasikan secara langsung lah tidur saat telah terasa mengantuk lantas jauhi cahaya yang jelas. Bangun serta tidur di waktu yang berbarengan saat beberapa minggu lalu hal itu dapat jadi rutinitas. 

Bila keadaan susah tertidur sampai pagi hari ini masih tetap saja tidak dapat diperbaiki, mungkin saja Anda mengalai sindrom babak tidur terlambat yang membutuhkan pertolongan dokter untuk pengobatannya. 

5. Orang Tua Tidak Lagi Perlu Tidur Lama 
Salah satunya mitos yang butuh diluruskan sekitar tidur merupakan bila beberapa manula tidak perlu istirahat yang banyak. Beberapa orang bahkan juga memandang bangun sangat pagi yang dihadapi orangtua merupakan salah satunya sisi dari penuaan. 

Kenyataan yang diutarakan David Hillman, ketua dari Sleep Health Foundation mengatakan jika memang banyak manula yang mengantuk lebih sore. Itu yang mengakibatkan mereka seringkali bangun lebih pagi. 

Karena bangun begitu pagi, waktu siang hari beberapa orangtua juga jadi mengantuk serta tertidur. Hal tersebut juga memengaruhi jam tidur pada malam hari yang jadi lebih dikit.

No comments:

Post a Comment