Sunday, August 5, 2018

Fakta Atau Mitos Minum Air Putih Lebih Banyak Supaya Tidak Haus Waktu Puasa?

Fakta Atau Mitos Minum Air Putih Lebih Banyak Supaya Tidak Haus Waktu Puasa? - Waktu menggerakkan beribadah puasa, yang biasanya jadi rintangan merupakan meredam perasaan haus. Hal itu lumrah, karena orang condong lebih cepat rasakan haus daripada lapar. Dari sana nampaklah saran untuk perbanyak minum waktu sahur ataupun berbuka supaya puasa tidak lemas. 

Fakta Atau Mitos Minum Air Putih Lebih Banyak Supaya Tidak Haus Waktu Puasa?

Nyatanya menurut beberapa ahli nutrisi, minum semakin banyak air dari bulan-bulan umumnya tidaklah terlalu dibutuhkan. Dokter Gizi Johannes Chandrawinata, SpKG menyampaikan jika saat berpuasa, kegiatan fisik juga umumnya alami penurunan serta itu mengakibatkan keperluan akan cairan badan juga menyusut. 

“Nggak butuh perbanyak konsumsi air. Semestinya makan seimbang saja, ” katanya, waktu dihubungi Wolipop lewat telephone, Kamis (10/7/2014). 

Dokter yang praktek di Melinda Hospital, Bandung ini merekomendasikan untuk minum minimum dua liter air satu hari dengan setahap, dari mulai buka puasa sampai imsak. Saat berbuka semestinya minum dua gelas air putih. Setelah salat Maghrib serta makan berat, disarankan minum empat gelas air putih. 

“Pas makan malam, habis tarawih juga minum satu gelas lagi. Tetapi janganlah banyak minum mendekati tidur kelak justru tidak dapat tidur karena sebentar-sebentar buang air kecil, ” tutur dr. Johannes. 

Saat sahur air putih juga jangan pernah ketinggal. Minumlah sekurang-kurangnya dua gelas air putih supaya metabolisme pencernaan berperan dengan baik, walau alur makan jadi berlainan karena puasa. 

“Dua gelas diminum sebelum serta sesudah makan sahur, ” pendapat ahli nutrisi Prof. Dr. Hardinsyah, MS.

No comments:

Post a Comment