Sunday, August 5, 2018

Hati-Hati! Tidak hanya Kulit, Ternyata Sinar Ultraviolet Juga Beresiko Bagi Mata Anda

Hati-Hati! Tidak hanya Kulit, Ternyata Sinar Ultraviolet Juga Beresiko Bagi Mata Anda - Beberapa orang yang perduli akan pentingnya perlindungan kulit pada bahaya paparan cahaya matahari, dengan memoleskan sunblock atau tabir surya. Akan tetapi nampaknya masih tetap dikit yang tahu kalaupun cahaya UVA serta UVB bukan sekedar dapat mengakibatkan kerusakan kulit tetapi anggota badan yang lain, yakni mata. 

Hati-Hati! Tidak hanya Kulit, Ternyata Sinar Ultraviolet Juga Beresiko Bagi Mata Anda

Beberapa pakar kesehatan menyampaikan, membuat perlindungan mata dari cahaya matahari sama pentingnya dengan kulit. Seperti kulit yang dapat alami sunburn (terbakar cahaya matahari), mata dapat juga terserang hal sama, yang dimaksud eyeburn. Teriknya cahaya matahari dapat membakar permukaan paling atas pada mata serta mengakibatkan masalah mata yang serius. 

“Kita terkena cahaya matahari semakin banyak ketika musim panas, saat ada pada ketinggian atau perairan yang terbuka. Salju serta air dapat memantulkan sinar termasuk juga cahaya matahari jadi paparannya semakin banyak serta beresiko, ” tutur Raj Das-Bhaumik, seseorang konsultan operasi plastik spesial mata di Moorfields Eye Hospital, London, seperti diambil dari BBC. 

Raj memberikan, dampak yang muncul karena paparan cahaya matahari pada mata tidak bisa langsung dirasa, seperti sunburn pada kulit. Tetapi bila dilewatkan terus-terusan terserang sinarnya tanpa perlindungan, mengakibatkan dapat lebih serius. 

“Tubuh miliki potensi untuk mengobati dianya. Tetapi bersamaan menambahnya umur, potensi itu perlahan menyusut serta efeknya baru dirasa sesudah kondisinya kronis, ” katanya. 

Dari beberapa studi yang dikerjakan beberapa ilmuwan, cahaya ultraviolet dapat tingkatkan resiko kanker mata, katarak sampai kebutaan. Terus-terusan terkena cahaya matahari juga punya potensi mengakibatkan keadaan yang dimaksud surfers’ eye, yakni tumbuhnya konjungtiva ke ruang mata sisi kornea. Pada keadaan normal, konjungtiva — susunan tipis serta transparan– semestinya cuma membuat perlindungan ruang putih mata bukan kornea. Hal itu dapat membuat pandangan terganggu. 

Salah satunya langkah yang sangat efisien membuat perlindungan mata dari cahaya matahari yaitu dengan tetap menggunakan sunglasses saat ada ditempat terbuka kurun waktu lama. Contohnya waktu ke pantai, kolam renang, gunung, berselancar, naik kapal pesiar atau melakukan aktivitas di lapangan tanpa tempat berteduh. 

“Perlindungan mata dengan sunglasses atau goggles begitu direferensikan untuk menahan rusaknya karena cahaya UV. Terpenting saat kita terekspos sinar matahari untuk waktu yang lama, ” pendapat Raj. 

Lensa sunglasses fungsinya seperti ‘sunblock’ untuk kulit, yakni memblokir cahaya matahari supaya tidak secara langsung tentang mata. Akan tetapi butuh dilihat, tidak semua sunglasses atau kacamata hitam betul-betul efisien membuat perlindungan mata. Anda butuh memperhatikan label sertifikasi jika sunglasses itu mempunyai susunan anti UV. Label sertifikasi umumnya diikuti dengan sticker yang ditempelkan pada lensa. 

Gunakan kacamata hitam yang pas sesuai dengan kegiatan serta tempat dimana Anda ada. “Sunglasses yang lensanya polaroid pas dipakai waktu melakukan aktivitas di air. Yang bingkainya besar serta tutup pojok mata sesuai dengan saat cuaca tengah berangin serta pilih yang menggunakan tali karet waktu berolahraga, ” tutur Prof Liliane Ventura dari University of Sao Paulo. 

Dia juga memberikan, “Cek juga apa penyerapan cahaya UV-nya sampai 400nm (umumnya dilabeli dengan UV 400). Bila tidak meyakini, bawa serta ke pakar kacamata untuk mengecek sebagus apakah perlindungan sunglasses untuk mata Anda. ”

No comments:

Post a Comment