Saturday, August 4, 2018

Ini 10 Tips Buka Puasa yang Pas untuk Hindarkan Perut Kembung serta Kekenyangan

Ini 10 Tips Buka Puasa yang Pas untuk Hindarkan Perut Kembung serta Kekenyangan - Sesudah meredam lapar lebih dari 12 jam, berbuka puasa jadi waktu yang sangat dinanti-nantikan. Sering waktu berbuka puasa beberapa orang yang kalap mengonsumsi apa pun yang terhidang di meja. Dari mulai es buah, kolak, gorengan sampai nasi komplet dengan lauknya. Alur makan itu nyatanya salah serta malah dapat membuat badan merasa lemas serta perut jadi tidak nyaman. 

Ini 10 Tips Buka Puasa yang Pas untuk Hindarkan Perut Kembung serta Kekenyangan

Lantas bagaimana alur makan yang benar waktu berbuka puasa? Ahli gizi Prof. Dr. Hardinsyah, MS merekomendasikan untuk berbuka dengan perlahan-lahan serta setahap. Bagian makan waktu berbuka juga semestinya kecil, yakni cuma untuk membatalkan puasa. 

“Sekedarnya saja, satu gelas air putih. Kalaupun ingin teh manis atau juice silahkan saja. Tetapi bagusnya yang netral. Sama buah, 1-2 potong. Kolak dapat juga, ” tutur pria yang akrab dipanggil Hardin ini, waktu terlibat perbincangan dengan Wolipop lewat telephone, Kamis (10/7/2014). 

Seirama dengan Hardin, dokter gizi Johannes Chandrawinata, SpKG juga merekomendasikan untuk tidaklah terlalu banyak makan waktu buka puasa serta prioritaskan untuk minum dua gelas air putih terlebih dulu. Makanan berlemak serta yang berkuah santan semestinya dijauhi saat berbuka. 

“Diselingi makanan manis dikit saja. Contohnya kola, memiliki kandungan santan serta gula bisa saja dikonsumsi tetapi janganlah kebanyakan, ” papar dokter yang berpraktik di Melinda Hospital, Bandung, waktu dihubungi Wolipop, Kamis (10/7/2014). 

Sesudah konsumsi makanan berbuka, dianjurkan untuk mengistirahatkan perut sesaat. Lakukan keharusan umat Islam dengan salat Maghrib. Tuntas salat, Anda dapat mulai konsumsi makanan ‘berat’ dengan nutrisi seimbang. Dokter Johannes merekomendasikan untuk makan malam seputar jam 19 : 00 atau 19 : 30 sesudah berbuka. Pada sebuah piring, bagian nutrisi semestinya komplet dari mulai karbohidrat, protein, serat serta vitamin. 

“Dibagi dalam empat kuadran. Pada sebuah piring ada 1/4 karbohidrat, 1/4 protein, 2/3 sayuran serta satu butir buah ukuran tengah. Janganlah lupa prioritaskan minum. Setelah tarawih bisa makan dua butir buah lagi, ” pendapat dokter lulusan Deakin University, Melbourne ini. 

Tidak dianjurkan berbuka puasa dengan makanan yang berlemak tinggi karena dapat meningkatkan asam lambung. Makanan berlemak dapat beresiko pada seorang yang menanggung derita maag atau asam lambungnya tinggi. Hardin merekomendasikan untuk buka puasa dengan makanan manis yang gulanya datang dari buah, bukan gula pasir. 

“Pepaya bagus, memiliki kandungan enzim yang dapat memperlancar skema pencernaan serta meningkatkan pH. Jadi baik buat lambung. Tetapi untuk orang sakit yang berpuasa, terpenting untuk konsultasi dengan dokter mengenai langkah buka puasa yang pas, ” lebih ahli nutrisi yang sekarang menjabat menjadi ketua umum PERGIZI PANGAN Indonesia ini.

No comments:

Post a Comment