Saturday, August 4, 2018

Inilah 15 Kesalahan Waktu Buka Puasa yang Membuat Badan Lemas dan Berat Tubuh Naik Yang Wajib Anda Ketahui

Inilah 15 Kesalahan Waktu Buka Puasa yang Membuat Badan Lemas dan Berat Tubuh Naik Yang Wajib Anda Ketahui - Puasa telah masuk hari ke-13, bagaimana yang Anda alami? Apa tiap-tiap berbuka puasa badan masih tetap lemas walaupun telah makan banyak atau justru berat tubuh makin bertambah walau sebenarnya frekwensi makan menyusut? Teliti daftar kekeliruan berbuka puasa tersebut yang bisa mengakibatkan dua hal tersebut berlangsung : 

Inilah 15 Kesalahan Waktu Buka Puasa yang Membuat Badan Lemas dan Berat Tubuh Naik Yang Wajib Anda Ketahui

1. Makan Banyak Gorengan 
Gorengan adalah salah satunya makanan favorite buka puasa sejumlah besar orang Indonesia. Praktis, gurih serta gampang didapatkan dan dibikin, itu yang membuat makanan ini jadi favorite. Tahukah Anda makanan gorengan yang berminyak ini sebetulnya kurang dianjurkan untuk berbuka puasa? Gorengan serta makanan tinggi protein seperti daging serta telur jadi pemicu orang berpuasa jadi lemas sesudah berbuka. 

“Protein ini tentu lama diubahnya jadi daya, karena itu lemas, ” tutur ahli gizi Prof. Dr. Hardinsyah, MS., waktu terlibat perbincangan dengan Wolipop, Kamis (10/7/2014). 

2. Terburu-buru 
Waktu berbuka puasa, orang condong makan dengan tergesa-gesa karena ingin melahap semua makanan yang ada sesaat di lain sisi dikejar waktu untuk salat Magrib. Makan dengan tergesa-gesa ini ditambah lagi dalam jumlahnya yang banyak, dapat mengakibatkan gula darah bertambah hingga menyebabkan munculnya produksi insulin oleh pankreas. 

“Saat makan gula banyak, insulin banyak pula, gula darah cepat naik, tetapi cepat juga turun. Gula darah turun, terasa lapar hebat lagi, makan lagi. Pada akhirnya makan kebanyakan, ” jelas dr. Johannes Chandrawinata, SpKG, dokter gizi di Melinda Hospital, Bandung, Jawa Barat. 

3. Makanan Tinggi Gula 
Tidak hanya gorengan, orang berpuasa condong pilih minuman manis untuk berbuka. Contohnya sirup, es teh manis, kolak, es buah dan sebagainya. Minuman-minuman ini sebetulnya boleh-boleh saja dikonsumsi. Akan tetapi Hardin tidak menyarankannya menjadi minuman yang dikonsumsi waktu pertamakali berbuka. Semestinya minuman yang netral ataukah tidak bergula seperti air putih. 

Lalu dapat diteruskan dengan konsumsi makanan yang bergula, baik itu yang memiliki kandungan fruktosa atau glukosa. “Tapi kalaupun gunakan pemanis yang tidak tambah energi (gula diet) dapat buat lemas juga. Kalaupun makanan manis berenerginya kebanyakan, hormon dapat juga merubah gula jadi daya, insulin tidak mencukupi untuk menyimpangnya di badan jadinya lemak, ” jelas Hardin sebagai Guru Besar Departemen Gizi Fakultas Ekologi Manusia, Institut Pertanian Bogor itu. 

Hardin juga merekomendasikan konsumsi makanan yang memiliki kandungan gula asli, seperti buah. Mengkonsumsi satu sampai dua potong buah. Atau Anda dapat juga konsumsi kolak atau kurma. “Tapi semestinya janganlah kurma yang telah kering. Yang bagus sebetulnya kurma yang masih tetap lembab, ” katanya. 

Kolak yang dikonsumsi semestinya juga yang dalamnya lembut seperti ubi serta pisang. “Karena gampang diolah serta dipakai oleh badan, ” kata ahli gizi lulusan Univesitas Queensland, Australia itu. 

4. Sangat Banyak 
Orang berpuasa condong kalap waktu berbuka hingga makan kebanyakan. Makan kebanyakan berikut yang mengakibatkan mereka lemas serta condong alami kenaikan berat tubuh. Hal tersebut karena saat makan kebanyakan, gula darah akan bertambah hingga menyebabkan produksi insulin oleh pankreas. Insulin akan makin banyak banyaknya saat Anda konsumsi makanan tinggi gula. Waktu produksi insulin bertambah, gula darah dapat cepat naik serta turun. Gula darah yang turun pada akhirnya mengakibatkan Anda kembali lapar serta ingin makan lagi. 

Dokter Johannes juga menyampaikan, hal yang mengakibatkan orang alami kenaikan berat tubuh waktu puasa merupakan karena kebanyakan konsumsi makanan berlemak seperti kuah santan. “Kebanyakan orang puasa justru pada naik berat badannya karena makannya ekstra, lebih dibanding umumnya. Makan malam juga diusahakan janganlah kebanyakan meskipun merasa lapar. Makan karbohidrat, protein serta sayuran, tetep janganlah kebanyakan. Ditambah lagi yang banyak lemak, bersantan, semua digoreng, ” katanya.

No comments:

Post a Comment