Saturday, August 4, 2018

Mengenal 20 Penyebab Vagina Kering Saat Berhubungan Intim Dan Cara Mengatasinya Secara Alami

Mengenal 20 Penyebab Vagina Kering Saat Berhubungan Intim Dan Cara Mengatasinya Secara Alami - Salah satunya permasalahan kewanitaan yang sangat umum dihadapi tidak hanya keputihan merupakan terasa kering di daerah kewanitaan. Kekeringan ini umumnya dihadapi oleh wanita yang telah alami menopause. Menopause merupakan berhentinya siklus menstruasi dengan fisiologis yang di pengaruhi oleh tingkat umur seseorang wanita. 

Mengenal 20 Penyebab Vagina Kering Saat Berhubungan Intim Dan Cara Mengatasinya Secara Alami

Pada wanita yang belumlah alami menopause, kulit serta jaringan di seputar vagina akan merasa kenyal serta lembab. Hal seperti ini di pengaruhi oleh cairan serta lendir yang dibikin oleh kelenjar di leher rahim. Kelenjar ini di pengaruhi oleh estrogen, yakni hormon wanita yang bisa memengaruhi jaringan di seputar vagina hingga mengakibatkan susunan vagina jadi lebih tebal serta elastis. 

Karenanya ada hormon estrogen didalam badan, membuat produksi lendir ini semakin lebih maksimal hingga vagina merasa licin atau basah. Hormon estrogen juga merangsang beberapa sel yang melapisi vagina untuk membuahkan glikogen, yakni satu senyawa yang menyebabkan ada bakteri menguntungkan yang membuat perlindungan vagina dari infeksi. 

Menurut Dr. M. Rezha Faisal, SpOG sebagai spesialis kebidanan serta kandungan, wanita yang telah menopause akan alami menyusutnya hormon estrogen dengan automatis. Mengakibatkan, produksi lendir juga jadi menyusut serta mengakibatkan kekeringan vagina yang bahkan juga dapat memunculkan iritasi. Menyusutnya hormon estrogen yang dibuat oleh ovarium mengakibatkan menipisnya jaringan di seputar vagina. Hal seperti ini bisa membuat daerah kewanitaan tampak dikit berlainan dari keadaan sebelum alami menopause. 

Ada cara-cara yang bisa dikerjakan untuk menangani vagina kering. Diantaranya merupakan konsumsi hormon alternatif yang bisa diminum berbentuk pil kb atau oral contraceptives pill. Pil ini adalah alat kontrasepsi hormonal berbentuk obat yang berisi hormon estrogen atau progesteron. Diluar itu, pemberian obat dengan topikal atau memoleskan dengan cara langsung pada ruang genital untuk mendapatkan reaksi dengan cara langsung bisa berperan untuk kembalikan hormon estrogen. 

“Yang butuh kita ketahu, vagina yang kering ini adalah satu hal yang alami, jadi janganlah sangat takut. Karena sebabnya menopause serta aspek umur, vagina yang kering selalu kering serta tidak dapat dikembalikan kondisinya, ” tutur dokter kelahiran 27 Mei 1978 ini saat didapati Wolipop di hari Rabu (27/08/2014) di daerah Bekasi. Pergantian hormonal yang berlangsung saat menopause juga membuat vagina kurang elastis serta lebih kering. Umumnya pergantian ini akan menghabiskan waktu beberapa bulan atau bertahun-tahun untuk berkembang serta beragam pada tiap-tiap wanita.

No comments:

Post a Comment