Wednesday, August 1, 2018

Ternyata Jus Buah Tidak Selalu Sehat, Terbukti Gula dalam smoothies buah lebih banyak dari minuman soda

Ternyata Jus Buah Tidak Selalu Sehat, Terbukti Gula dalam smoothies buah lebih banyak dari minuman soda - Berfikir jika juice buah tetap sehat serta aman dikonsumsi sehari-hari, dalam jumlahnya sekitar apapun? Asumsi itu nyatanya salah. Juice buah, mungkin memiliki kandungan gula semakin banyak daripada minuman soda atau sirup.  

Ternyata Jus Buah Tidak Selalu Sehat, Terbukti Gula dalam smoothies buah lebih banyak dari minuman soda

Komune pemerhati mengkonsumsi gula, Action on Sugar sudah mempelajari lebih dari 200 type juice, smoothies serta minuman sari buah di market. Mereka merasakan jika umumnya produk minuman memiliki loabel ‘buah’ memiliki kandungan gula yang sama juga dengan yang dipakai pada minuman bersoda. Bahkan juga banyaknya seperempat kali semakin banyak. Seperti diambil dari Female First, rata-rata juice buah dalam paket memiliki kandungan 13 gr gula (1 sendok makan penuh) dalam 100 ml, bahkan juga ada yang sampai 16, 1 gr (1, 5 sendok makan) per 100 ml. Sedang soft drink atau minuman soda rata-rata memiliki kandungan 10, 6 gr per 100 ml. 

Produk juice serta smoothies buah ini umumnya membidik anak-anak menjadi konsumennya yang rata-rata dikemas dalam botol kecil ataupun kotak menjadi ‘teman’ makan siang. Pada BBC, ahli nutrisi Kawther Hashem menyampaikan jika banyak orang-tua yang membekali makan siang anaka-anaknya dengan juice buah dalam paket, dengan asumsi jika itu merupakan minuman sehat kaya vitamin serta mineral. 

“Namun beberapa orang-tua tidak selamanya memahami ketidaksamaan pada minuman sari buah serta juice buah (sebetulnya). Umumnya minuman itu dikemas dalam kotak ukuran 200 ml atau lebih. Banyak pula orang-tua yang masih tetap beli juice serta minuman buah untuk anak mereka, berfikir jika mereka sudah pilih produk yang sehat. Tetapi sebetulnya anak kecil malah semestinya dikasih minuman juice seminimal mungkin saja, ” urai Kawther. 

Ia juga menuturkan jika juice buah semestinya tidak dikasihkan menjadi minuman yang dikonsumsi sehari-hari, tetapi cuma untuk rekreasional saja. Cukuplah satu atau 2x satu minggu, mengingat kandungan gula yang cukuplah tinggi. Hal seperti ini juga laku untuk juice dari buah asli. 

Gula yang datang dari buah memang alami serta ‘sedikit’ lebih sehat daripada gula pasir, cair, gula batu atau type gula lainnya yang sudah diolah pabrik. Akan tetapi bukan bermakna gula buah sehat atau aman 100 % serta dapat dikonsumsi sebebasnya. Dari mana saja aslinya, gula tetaplah gula serta asupannya butuh dibatasi. 

Diterangkan Dr Sally Norton, NHS, yang seseorang ahli bedah untuk penurunan berat tubuh, gula yang ada didalam buah merupakan type fruktosa. Sedang gula pasir serta type gula yang lain merupakan glukosa. Fruktosa tidak mengakibatkan lonjakan gula dalam darah seperti yang berlangsung saat seorang konsumsi glukosa. Akan tetapi type gula ini punya potensi tingkatkan penimbunan lemak pada liver yang dapat mengakibatkan beberapa penyakit akut. 

“Jika dikonsumsi dalam jumlahnya kecil serta digabungkan dengan serat, juice apel akan tidak mengakibatkan permasalahan. Justru kandungan seratnya dapat kurangi dampak jelek gula berlebihan dengan perlambat penyerapan ke badan. Tetapi bila Anda cuma minum airnya (juice) tanpa ‘ampas’ (serat) jadi sama juga Anda cuma konsumsi air gula, cuma saja dia mempunyai perasaan, ” jelas Dr Sally. 

Jadi bila ingin dapatkan faedah dari buah, semestinya mengkonsumsi dengan mengkonsumsinya berbentuk utuh. Kalau masih ingin dibikin juice, masukkan juga seratnya serta jauhi penyaringan yang cuma tersisa airnya saja. Karena malah ‘ampas’ buah itu yang lebih berguna buat badan. Satu lagi yang butuh diingat, janganlah imbuhkan gula ataupun beberapa bahan yang lain seperti susu cair, susu kental manis atau cream.

No comments:

Post a Comment