Sunday, August 5, 2018

Yuk Jauhi Gorengan Agar Tetap Sehat Waktu Puasa, Ini Alasannya

Yuk Jauhi Gorengan Agar Tetap Sehat Waktu Puasa, Ini Alasannya - Banyak pria ataupun wanita yang tergoda konsumsi gorengan waktu buka puasa. Menurut Ahli gizi serta nutrisi, Emilia E. Achmadi MS. RD., waktu badan tidak konsumsi makanan serta cairan sepanjang hari karena itu gula darah turun. Hal tersebut menyebabkan hormon alami manusia untuk mencari makanan yang tinggi gula serta minyak. 

Yuk Jauhi Gorengan Agar Tetap Sehat Waktu Puasa, Ini Alasannya

“Kalau kurun waktu yang demikian panjang tidak ada makanan masuk, gula darah akan turun serta men-trigger hormon yang membuat kita mencari makanan dengan kandungan gula serta minyak tinggi. Automatis bukan buah, tetapi tahu goreng isi karena minyaknya, donat karena gulanya, kue coklat, itu alami, ” papar Emilia waktu terlibat perbincangan dengan Wolipop waktu lalu di lokasi Pondok Indah. 

Emilia meneruskan, makanan yang kebanyakan minyak lalu dikonsumsi terlalu berlebih mengakibatkan penumpukan lemak. Oleh karenanya Anda dianjurkan tidak untuk secara langsung konsumsi gorengan saat berbuka puasa. 

Dibanding gorengan Anda dapat pilih makanan yang lebih sehat. Kendalikan diri Anda semenjak awal untuk konsumsi camilan yang memiliki kandungan gula alami seperti kurma serta buah-buahan. Buah jadi sajian yang baik untuk berbuka puasa. Akan tetapi ada banyak buah yang perlu dijauhi karena mempunyai kandungan asam tinggi. 

Menurut ahli gizi serta nutrisi, Prof. Hardinsyah, MS, buah-buahan yang memiliki kandungan asam dapat membuat lambung perih hingga memunculkan perasaan sakit dan perasaan tidak nyaman. Tidak hanya buah yang asam, semua buah dapat jadi pilihan namun masih tetap pada prinsip tidak makan terlalu berlebih. 

Pria yang sering dipanggil Hardin itu juga memberikan, buah semakin bagus dibanding makanan yang digoreng. Hati-hati, gorengan dapat juga mengakibatkan penyakit yang pasti mengganggu puasa Anda. Bapak tiga anak itu menjelaskan jika gorengan dapat memunculkan sakit batuk atau radang. Hal itu berlangsung karena makanan yang memiliki kandungan minyak, pedas, dan minuman dingin bisa memunculkan luka kecil di tenggorokan. 

Luka atau iritasi yang berlangsung di tenggorokan dapat menyebabkan datangnya bakteri. Bakteri yang masuk ke luka di tenggorokan bisa mengakibatkan batuk. Berlainan jika berbuka dengan buah-buahan, pasti proses masuknya konsumsi buah ke pada tubuh lebih halus dibanding gorengan hingga tidak mengakibatkan luka. 

“Itu tidak sesehat kita makan buah. Kalaupun berlangsung iritasi, lantas luka halus selalu ada bakteri dapat mengakibatkan batuk ya jadi infeksi tenggorokan, ” tutur ahli nutrisi lulusan University of Queensland, Australia itu.

No comments:

Post a Comment